Blackhead adalah tonjolan kecil berwarna gelap yang muncul di kulit akibat pori-pori yang tersumbat. Meskipun umumnya terjadi di wajah, blackheads juga dapat ditemukan di area tubuh lain seperti dada, leher punggung, bahu, dan tangan. Meski berukuran kecil, keberadaan blackheads di wajah dapat mengganggu penampilan, dan banyak orang mengalami masalah ini.


Untuk mengatasi blackheads, penting untuk memahami penyebabnya agar dapat menerapkan langkah-langkah pencegahan yang tepat. Oleh karena itu, mari Anda ketahui lebih lanjut tentang penyebab munculnya blackheads pada kulit wajah. Mari lanjutkan membaca artikel ini!


Apa itu Blackhead?


Blackhead adalah salah satu jenis komedo yang termasuk dalam kategori jerawat atau acne. Kondisi ini terjadi karena pori-pori kulit tersumbat oleh sel-sel kulit mati dan sebum, suatu zat berminyak. Blackhead membuat bagian atas komedo terlihat gelap di permukaan kulit.


Menurut informasi dari Informed Health, blackhead tampak gelap karena jenis komedo ini membuat pori-pori terlihat besar dan kulit terlihat lebih gelap. Hal ini disebabkan oleh reaksi pigmen kulit melanin dengan oksigen di udara.


Normalnya, rambut tumbuh dari folikel rambut di pori-pori, dan kelenjar sebasea yang menghasilkan sebum terletak di bawahnya. Ketika pori-pori ini tersumbat, sel-sel kulit mati di pori-pori terbuka dan bereaksi dengan oksigen di udara, menyebabkan mereka menjadi hitam dan membentuk blackhead.


Berbeda dengan lesi jerawat lainnya yang biasanya tertutup, pada komedo, kulit di sekitar pori-pori yang tersumbat tetap terbuka, sehingga udara dapat masuk. Kondisi ini menyebabkan terakumulasinya minyak sebum atau sel-sel kulit mati yang teroksidasi, yang akhirnya berubah menjadi hitam atau kadang-kadang kekuningan.


*Baca Juga: Apa itu Vitiligo? Bercak Putih Pada Kulit Tapi Bukan Panu


Penyebab Blackhead


Blackheads sebenarnya merupakan bentuk jerawat ringan yang terbentuk akibat folikel rambut di kulit yang tersumbat, mirip dengan terbentuknya jerawat. Setiap folikel rambut memiliki satu rambut dan kelenjar sebaceous yang menghasilkan minyak, yang disebut sebum, untuk menjaga kelembaban kulit.


Akumulasi sel kulit mati dan minyak di pembukaan folikel kulit dapat menyumbatnya, menghasilkan benjolan yang dikenal sebagai komedo. Jika kulit di atas benjolan tetap tertutup, benjolan tersebut akan menjadi whitehead atau komedo putih. Namun, jika kulit di atas benjolan terbuka, paparan udara dapat membuatnya berubah menjadi hitam, inilah sebabnya jenis komedo ini disebut blackheads.


Meskipun warnanya hitam, banyak orang sering keliru mengira bahwa blackheads disebabkan oleh kotoran yang terperangkap. Sebenarnya, warna hitam disebabkan oleh reaksi pigmen kulit melanin dengan udara. Penting untuk diingat bahwa kebersihan kulit tidak selalu menjadi penyebab blackheads. Berikut adalah berbagai penyebab blackheads pada wajah yang perlu kamu ketahui:


1. Perubahan Hormon


Perubahan hormon dapat meningkatkan produksi minyak, yang pada gilirannya dapat menyebabkan terbentuknya blackheads. Oleh karena itu, orang yang mengalami perubahan hormon, seperti remaja atau wanita yang sedang menstruasi atau menggunakan pil KB, memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami jenis komedo ini.


2. Penggunaan Kosmetik


Penggunaan kosmetik juga dapat menjadi salah satu penyebab blackheads pada wajah karena sisa-sisa kosmetik dapat menutup dan menyumbat pori-pori. Meskipun demikian, ini bukan berarti Anda tidak dapat menggunakan kosmetik. Namun, pastikan untuk selalu membersihkan wajah setelah selesai beraktivitas.


3. Kotoran di Wajah


Blackhead adalah masalah kulit yang umumnya disebabkan oleh penumpukan dan penyumbatan pori-pori oleh kotoran, yang dapat terdiri dari sel kulit mati. Kotoran di wajah dapat berasal dari residu makeup yang digunakan sepanjang hari, paparan polusi udara, dan sinar matahari.


4. Keringat Berlebih


Olahraga, paparan panas, dan stres dapat merangsang produksi keringat tubuh. Terutama pada individu yang cenderung berkeringat lebih banyak, seperti ibu-ibu yang aktif berolahraga. Jika kulit cenderung kurang bersih setelah berolahraga, residu dan kotoran kulit dapat kembali mengendap di pori-pori.


Untuk mencegahnya, disarankan bagi Anda untuk membersihkan wajah setelah olahraga dengan menggunakan sabun yang efektif membersihkan keringat berlebih dan kotoran dengan cepat.


5. Jenis Makanan Tertentu


Beberapa jenis makanan atau minuman diyakini dapat memengaruhi terbentuknya jerawat dan komedo. Contohnya, produk susu dan makanan yang dapat meningkatkan kadar gula darah, seperti karbohidrat, mungkin berperan dalam memicu blackheads. Oleh karena itu, pemahaman terhadap dampak jenis makanan tertentu terhadap kulit dapat membantu mengurangi risiko terbentuknya blackheads.


6. Kulit Berminyak


Selanjutnya penyebab blackhead adalah kulit berminyak. Jenis kulit berminyak lebih rentan terhadap munculnya blackhead. Tanpa perawatan yang tepat, sebum dapat menumpuk dan pada akhirnya mengikat kotoran pada kulit wajah.


Akibatnya, kotoran bersama sebum dapat masuk ke dalam pori-pori dan menyumbatnya. Untuk itu, penting untuk selalu membersihkan kulit wajah dengan menggunakan sabun yang mengandung AHA dan BHA. Serta melaksanakan double cleansing untuk menjaga kebersihan kulit.


7. Masa Pubertas


Pubertas adalah periode di mana anak mulai mengalami perkembangan dan berubah menjadi dewasa. Selama masa ini, anak-anak mengalami perubahan hormon yang dapat menyebabkan lonjakan produksi sebum.


Karenanya, gangguan kulit seperti jerawat hormon dan blackhead cenderung muncul di area sekitar wajah. Mengelola perubahan hormonal selama masa pubertas dapat membantu mengurangi risiko munculnya blackheads pada kulit.


*Baca Juga: Cara Mengatasi Iritasi Kulit Wajah Merah dan Gatal


Cara Mengatasi Blackhead


Sebelum Anda mencoba mengatasi blackhead, penting untuk diingat bahwa Anda sebaiknya tidak memencet atau mengeluarkannya dengan cara paksa. Melakukan hal tersebut bukanlah solusi yang efektif dan malah dapat menyebabkan peradangan serta memperburuk kondisi kulit.


Mengingat tangan dapat mengandung banyak bakteri dan kotoran, memencet atau mengeluarkan blackhead secara paksa dapat menyebabkan penyebaran bakteri dan infeksi. Berikut ini adalah beberapa metode yang dapat Anda terapkan untuk mengatasi blackhead:


1. Merawat wajah dengan membersihkannya


Menggunakan scrub khusus yang lembut untuk pengelupasan kulit wajah dapat membantu menghilangkan blackhead. Pilihlah produk yang bebas pewangi dan hindari bahan-bahan yang dapat membuat kulit terlalu kering.


2. Memilih makeup dan kosmetik yang tepat


Agar tidak perlu repot menjaga kebersihan pori-pori dan membersihkan penumpukan kulit mati. Maka pilihlah produk makeup dan kosmetik non-comedogenic yang tidak menyumbat pori-pori. Produk non-comedogenic kini mudah ditemui di berbagai tempat.


3. Menggunakan obat dengan resep


Asam azelaic, asam salisilat, dan benzoil peroksida merupakan obat-obatan yang dapat diperoleh dengan resep atau bebas beli (OTC). Obat-obatan ini efektif untuk mengatasi jerawat non-inflamasi, termasuk blackhead. Cara penggunaannya cukup dioleskan langsung ke kulit.


4. Prioritaskan istirahat dan relaksasi


Menjaga keseimbangan tidur dan menghindari stres dapat membantu mencegah dan mengatasi blackhead. Stres dapat memicu produksi sebum, dan olahraga juga dapat membantu mengurangi tingkat stres.


5. Perbaiki pola makan menjadi lebih sehat


Meskipun belum ada penelitian yang memastikan hubungan antara menghindari makanan tertentu dengan mengurangi jerawat dan komedo. Namun pola makan sehat dengan konsumsi buah dan sayuran segar dapat memberikan manfaat bagi kesehatan kulit secara keseluruhan. Pola makan sehat juga dapat mengurangi risiko infeksi pada lesi kulit.


*Baca Juga: Jenis - Jenis Penyakit Kulit dan Cara Mengatasinya


Pengobatan Blackhead yang Ampuh


Anda bisa melakukan Microdiamond Dermabration di The Clinic Beautylosophy. Perawatan kecantikan Microdiamond Dermabration secara efektif menargetkan masalah kulit wajah seperti garis halus, keriput, hiperpigmentasi, flek. Pori-pori besar, komedo, jerawat, bekas jerawat, kulit kusam, warna dan tekstur kulit tidak merata, melasma, dan kulit terbakar akibat sinar matahari.


Metode eksfoliasi menggunakan alat berupa kristal mikro, di mana partikel lembut aluminium oksida atau natrium bikarbonat disemprotkan ke permukaan kulit wajah. Tujuan dari perawatan Microdiamond Dermabration ini adalah mengangkat sel-sel kulit mati yang menyebabkan kulit kusam, sehingga efektif untuk meregenerasi kulit.


Microdiamond Dermabration merupakan jenis perawatan yang aman untuk semua jenis kulit. Apalagi ditangani langsung oleh dokter kecantikan kami, maka dapat memberikan hasil yang memuaskan. Jika Anda tertarik untuk melakukan Microdiamond Dermabration silahkan hubungi kami untuk mengatur jadwal janji temu dengan dokter kecantikan kami!