Cara mengatasi keputihan putih susu bisa dilakukan dengan cara alami dan menggunakan obat-obatan. Keputihan umumnya adalah kondisi yang normal pada wanita. Cairan berwarna bening hingga putih susu yang keluar dari area kewanitaan sebenarnya memiliki peran penting dalam menjaga kebersihan dan kelembaban organ intim wanita serta melindunginya dari infeksi.


Tetapi, perlu diwaspadai jika Anda mengalami keputihan berwarna putih susu. Meskipun keputihan ini umumnya normal, namun terkadang bisa menjadi gejala dari masalah kesehatan tertentu. Untuk informasi lebih lanjut terkait cara mengatasi keputihan putih susu, silahkan simak penjelasan berikut!


8 Jenis Keputihan yang Mengartikan Kondisi Kesehatan Tubuhmu - Lifestyle  Fimela.com


Penyebab Keputihan Putih Susu


Sebelum membahas cara mengatasi keputihan putih susu, Anda perlu mengetahui penyebabnya. Keputihan pada wanita adalah proses alami tubuh untuk membersihkan dan menjaga kesehatan organ seksual serta memastikan fungsinya tetap optimal.


Namun, keputihan berwarna putih susu mungkin merupakan tanda adanya penyakit, meskipun dalam kebanyakan kasusnya masih termasuk dalam kondisi yang normal. Terutama jika keputihan putih susu ini disertai dengan bau yang tidak sedap, rasa gatal, dan perubahan tekstur menjadi encer atau kental.


Berikut adalah beberapa kondisi pada wanita yang dapat menjadi penyebab keputihan berwarna putih susu. Mulai dari yang merupakan bagian dari kondisi normal hingga yang memerlukan perhatian khusus:


1. Menstruasi


Melansir Health Cleveland Clinic, keputihan cenderung mengalami perubahan warna dan konsistensi sepanjang siklus menstruasi. Pada awal menstruasi, keputihan mungkin berwarna putih dan menjadi lebih kental serta lengket. Meskipun hal ini umum dan normal, Anda perlu waspada jika mengalami keputihan dengan tekstur dan warna yang tidak biasa bagi Anda sebelumnya.


2. Kehamilan


Dilansir American College of Obstetricians and Gynecologists, selama kehamilan, fluktuasi hormon dapat mengakibatkan peningkatan keputihan pada wanita. Selama masa kehamilan, biasanya terjadi keluarnya cairan putih susu yang encer, yang disebut leukorea.


Meskipun umumnya merupakan hal yang normal. Namun disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter jika keputihan mengeluarkan bau yang tidak sedap atau mengalami perubahan warna menjadi hijau, cokelat, atau kuning.


Lebih lanjut, jika Anda mengalami rasa gatal di area vagina dan nyeri saat buang air kecil, segera konsultasikan dengan dokter.


3. Berhubungan Seksual


Saat berhubungan seksual, Anda mungkin mengalami keluarnya cairan putih dari vagina. Ini adalah hal yang normal terjadi. Cairan putih susu ini merupakan sebagian dari pelumas alami yang diproduksi oleh tubuh atau tanda ejakulasi wanita ketika melakukan hubungan seksual dengan pasangan wanita.


4. Infeksi Jamur


Keputihan dengan warna putih susu dan konsistensi yang kental sering merupakan tanda adanya infeksi jamur pada vagina. Penyebab kondisi ini adalah pertumbuhan jamur Candida albicans di dalam vagina. Infeksi ini seringkali menimbulkan gejala lain seperti:

1. Rasa gatal di area vagina.

2. Sensasi terbakar pada vagina.

3. Iritasi di sekitar vagina.

5. Vaginosis Bakterialis


Berbeda dengan infeksi jamur, vaginosis bakterialis disebabkan oleh pertumbuhan berlebihan bakteri yang biasanya ada di dalam vagina. Kondisi ini dapat menyebabkan keluarnya cairan putih susu dari vagina dengan aroma yang kuat. Sensasi terbakar saat buang air kecil juga sering kali terjadi bersamaan dengan kondisi ini.


*Baca Juga: Apakah Keputihan Tanda Hamil Pada Seseorang?


Mengapa Bisa Terjadi Keputihan?


Keputihan yang normal terjadi karena proses alami dalam tubuh ketika wanita memasuki masa menstruasi seperti telah dijelaskan sebelumnya. Namun, ada kemungkinan keputihan yang tidak normal akibat masalah kesehatan, seperti infeksi.


Bergantung pada jenis infeksinya, keputihan abnormal dapat berwarna kuning, abu-abu, kecoklatan, atau hijau. Cairannya juga mungkin lebih tipis atau tebal, dan baunya pun bisa berubah menjadi lebih amis atau mirip logam. Selain itu, gejala yang mungkin menyertai termasuk rasa sakit atau gatal di daerah vagina.


Ada sejumlah infeksi yang bisa menyebabkan keputihan tidak normal, seperti trikomoniasis, gonore, dan klamidia yang dipicu oleh penularan dari hubungan seksual. Ada juga bakteriosis vagina dan infeksi jamur yang bisa menjadi penyebab keputihan abnormal.


Namun, keputihan yang tidak biasa itu tidak selalu disebabkan oleh infeksi. Penyebab lainnya termasuk:


1. Adanya benda asing di dalam atau dekat vagina yang seharusnya tidak ada di sana.

2. Iritasi karena sentuhan dengan benda atau zat kimia yang memicu alergi.

3. Atrofi vagina terjadi ketika vagina mengalami kekeringan akibat penurunan kadar hormon estrogen, biasanya terjadi setelah masuk masa menopause.


*Baca Juga: Penyebab Telat Haid pada Remaja dan Solusinya


Cara Mengatasi Keputihan Putih Susu


Meskipun kebanyakan kasusnya adalah hal yang normal, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter jika keputihan ini dicurigai sebagai infeksi atau masalah kesehatan reproduksi wanita lainnya. Berikut adalah beberapa cara mengatasi keputihan putih susu yang tidak normal:


1. Menjaga kebersihan vagina


Menjaga kebersihan vagina sangat penting untuk mencegah infeksi dan keputihan yang tidak sehat. Pastikan untuk selalu menjaga kekeringan vagina. Ganti pakaian dalam yang basah secepat mungkin dan hindari kelembaban pada vagina. Setelah buang air kecil, pastikan Anda membersihkan vagina dari depan ke belakang untuk mencegah masuknya bakteri.


2. Menggunakan obat antijamur


Cara mengatasi keputihan putih susu adalah dengan menggunakan obat anti jamur. Keputihan yang disebabkan oleh infeksi dapat diatasi dengan menggunakan obat antijamur. Untuk mengatasi infeksi jamur, Anda bisa menggunakan krim antijamur atau supositoria.


Selain itu, obat antijamur seperti Fluconazole juga dapat membantu mengatasi keputihan akibat infeksi jamur. Namun, penting untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat antijamur, terutama jika Anda sedang hamil.


3. Hindari pakaian dalam yang ketat


Kenakan celana dalam wanita yang terbuat dari bahan katun untuk menjaga kekeringan vagina dan mencegah iritasi serta infeksi jamur. Penting juga untuk mengganti pakaian dalam secara teratur ketika terasa basah akibat keputihan.


4. Menerapkan pola hidup sehat


Terapkan pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi, rutin berolahraga, dan cukup tidur. Hindari pergantian pasangan seksual yang sering atau gunakan kondom selama berhubungan seksual untuk mengurangi risiko infeksi menular seksual.


5. Hindari douching


Hindari melakukan douching, kecuali atas petunjuk langsung dari dokter. Penggunaan produk untuk douching tidak dapat mencegah atau mengobati infeksi yang menyebabkan keputihan putih susu. Sebaliknya, douching dapat mengganggu keseimbangan organisme di vagina dengan membunuh bakteri baik. Kehilangan bakteri baik ini dapat mengganggu pH vagina dan memperparah kondisi, bahkan dapat memicu iritasi serta infeksi jamur.



Tempat Perawatan Kecantikan Wanita


The Clinic Beautylosophy adalah klinik kecantikan yang mengusung konsep "One Stop Aesthetic Clinic", menawarkan layanan yang komprehensif dan terdepan di Indonesia. Sejak didirikan pada tahun 2013, kami telah melayani banyak pasien dengan penuh dedikasi. Dengan kehadiran 13 cabang di kota-kota utama Indonesia, kami hadir untuk memenuhi kebutuhan kecantikan Anda.


Dengan koleksi lebih dari 50 jenis tindakan bedah plastik, 49 jenis perawatan estetika, 8 jenis perawatan rambut, dan 21 jenis perawatan gigi. The Clinic Beautylosophy menyediakan solusi lengkap untuk kebutuhan kecantikan Anda. Kami juga memiliki peralatan medis terkini untuk memastikan pelayanan yang terbaik.


Para dokter kami adalah para ahli berpengalaman dan bersertifikasi di bidangnya masing-masing, siap membantu Anda mencapai penampilan terbaik Anda. Kami juga menawarkan berbagai produk skincare berkualitas, layanan home care, serta promo menarik setiap bulannya.

Silahkan hubungi kami sekarang untuk menjadwalkan prosedur perawatan kecantikan yang Anda inginkan!


Referensi:

https://hellosehat.com/wanita/penyakit-wanita/keputihan-warna-putih-susu/

https://primayahospital.com/kebidanan-dan-kandungan/cara-menghilangkan-keputihan-secara-alami-dan-permanen/