Ciri-Ciri Rambut Rontok Karena Penyakit, Waspada!
Ciri-ciri rambut rontok karena penyakit adalah Alopecia Areata (AA), Ketidakseimbangan Hormon, Tiroiditis dan Lupus Hashimoto, Alopecia Jaringan Parut, Stres, Trauma Fisik, Trikotilomania, Kekurangan Gizi, Iron Deficiency Anaemia.
Memahami ciri-ciri rambut rontok karena penyakit sangat penting. Ini supaya Anda dapat menanganinya dengan pengobatan yang tepat. Masalah kerontokan rambut yang seringkali diabaikan karena dianggap biasa dan umum terjadi.
Padahal, jika terus berlanjut, kerontokan rambut sebenarnya dapat menjadi isyarat penting akan masalah kesehatan yang lebih serius. Maka dari itu, penting bagi Anda untuk memahami ciri-ciri rambut rontok karena penyakit sehingga dapat segera melakukan tindakan yang diperlukan.
:strip_icc():format(webp)/article/ZLNaq25AClQsiPPLIWNUQ/original/026357000_1576492056-Temukan-Kaitan-antara-Ketombe-dan-Rambut-Rontok-di-Sini-Shutterstock_1134977042.jpg)
Ciri-Ciri Rambut Rontok Karena Penyakit
Pada dasarnya, kerontokan rambut adalah hal yang umum terjadi pada manusia. Hal ini disebabkan oleh siklus alami pertumbuhan dan pergantian rambut yang akan dialami oleh setiap individu, baik anak-anak maupun orang dewasa. Proses ini terjadi karena pertumbuhan rambut manusia memiliki fase-fase tertentu.
Fase pertama disebut anagen, di mana rambut aktif tumbuh. Rambut terus tumbuh dan memanjang selama fase ini. Kemudian, rambut memasuki fase katagen, yang merupakan fase istirahat di mana pertumbuhan rambut berhenti. Terakhir, rambut memasuki fase telogen, di mana rambut tidak lagi tumbuh dan secara alami rontok karena telah mencapai akhir siklusnya.
Meskipun kerontokan rambut adalah bagian dari siklus alami ini, jika terjadi secara berlebihan dan berkepanjangan, mungkin ada penyebab lain yang mempengaruhinya. Berikut adalah ciri-ciri rambut rontok karena penyakit yang perlu Anda ketahui:
1. Terjangkit Alopecia Areata (AA)
Alopecia adalah istilah medis yang merujuk pada keadaan kerontokan rambut, ini adalah ciri-ciri rambut rontok karena penyakit yang paling umum. Alopecia areata, di sisi lain, adalah kondisi autoimun dimana sistem kekebalan tubuh menyerang dan menghancurkan folikel rambut. Ini menyebabkan berbagai tingkat kebotakan, mulai dari penipisan rambut hingga kebotakan total yang bisa bersifat permanen.
Menurut American Academy of Dermatology Association, alopecia areata dapat menyebabkan berbagai gejala. Seperti penipisan rambut, bercak rambut rontok, beberapa area kebotakan, atau kebotakan total, dan kondisi ini dapat bersifat permanen.
Penyebab alopecia areata bisa beragam, termasuk faktor genetik. Jika Anda atau anggota keluarga Anda mengalami masalah ini, penting untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat.
2. Ketidakseimbangan Hormon
Dalam pola kebotakan wanita, androgen dapat melemahkan folikel rambut dan menyebabkan kerontokan rambut yang berlebihan. Michele Green, MD, seorang dokter kulit kosmetik di New York City, menjelaskan bahwa sensitivitas terhadap androgen dapat meningkat selama perubahan hormon terkait estrogen. Seperti pada penggunaan kontrasepsi hormonal atau masa menopause.
MedlinePlus mengidentifikasi beberapa kondisi medis yang dapat memicu jenis kerontokan rambut ini, termasuk penyakit jantung, kanker prostat, hipertensi, dan sindrom ovarium polikistik (PCOS).
3. Tiroiditis dan Lupus Hashimoto
Alopecia areata hanya merupakan satu dari berbagai jenis penyakit autoimun yang dapat mengakibatkan kerontokan rambut. Contoh lain dari penyakit autoimun yang bisa menyebabkan kerontokan rambut termasuk tiroiditis dan lupus Hashimoto.
Kerontokan rambut jenis ini tidak selalu dapat dipulihkan dan terkadang bisa menjadi permanen. Meskipun demikian, terapi obat dan prosedur restorasi rambut mungkin dapat membantu mengatasi kerontokan rambut tersebut.
4. Alopecia Jaringan Parut
Berdasarkan informasi dari laman WebMD, alopecia jaringan parut bisa menyebabkan kerontokan rambut yang bersifat permanen. Kondisi kulit yang mengalami peradangan seperti selulitis, folikulitis, dan jerawat. Dan juga gangguan kulit lainnya seperti beberapa jenis lupus dan lichen planus, seringkali dapat meninggalkan bekas luka yang mengganggu proses regenerasi rambut.
Selain itu, penggunaan sisir panas dan gaya rambut yang menyebabkan penarikan yang berlebihan juga dapat berkontribusi pada kerontokan rambut permanen. Ini menjadi ciri-ciri rambut rontok karena penyakit yang harus Anda waspadai.
Baca Juga: Apa itu Alopecia Areata? Penyebab dan Cara Mengobatinya
5. Stres
Menurut Dr. Green, kerontokan rambut seringkali dipicu oleh stres yang parah. Seperti saat seseorang mengalami penyakit serius atau menjalani operasi yang menyebabkan tubuh dan pikiran terbebani.
Umumnya, kondisi kerontokan ini bersifat sementara, dan setelah mengatasi stresnya, pertumbuhan rambut biasanya kembali normal.
Dr. Green juga mengatakan bahwa gejala kerontokan rambut akibat stres biasanya berlangsung selama tiga hingga enam bulan.
6. Trauma Fisik
Ciri-ciri rambut rontok karena penyakit selanjutnya adalah ketika tubuh mengalami tekanan fisik yang signifikan. Siklus alami pertumbuhan rambut bisa terganggu, mengakibatkan kerontokan rambut yang seringkali berupa penipisan. Menurut Penn Medicine, kondisi ini bisa menyebabkan 50 hingga 75 persen rambut rontok, kadang-kadang masih terjadi beberapa bulan setelah insiden tersebut.
Jenis kerontokan rambut ini dikenal sebagai telogen effluvium, dan biasanya pulih dalam rentang waktu enam hingga delapan bulan. Telogen effluvium adalah penipisan rambut sementara yang terjadi di kulit kepala akibat perubahan dalam siklus pertumbuhan rambut.
Selain itu, infeksi dan penyakit juga dapat menjadi penyebab kerontokan rambut. Demam tinggi atau infeksi yang parah, semuanya dapat memicu kerontokan rambut sementara.
7. Trikotilomania
Meskipun stres sering kali menjadi penyebab kerontokan rambut secara sementara. Stres atau kecemasan yang berat bisa terkait dengan gangguan mencabut rambut, atau yang dikenal sebagai trikotilomania.
Penelitian menunjukkan bahwa kondisi kesehatan mental ini berkaitan erat dengan gangguan obsesif-kompulsif dan jenis gangguan kecemasan lainnya. Selain perilaku mencabut rambut secara kompulsif, tanda-tanda trikotilomania juga meliputi perasaan lega atau senang setelah mencabut rambut, serta adanya bercak botak akibat kerontokan rambut yang terlihat.
8. Kekurangan Gizi
Kekurangan vitamin dan mineral tertentu bisa mengakibatkan kerontokan rambut serta memperlambat pertumbuhan rambut dengan memengaruhi siklus pertumbuhan dan regenerasi sel, jelas Dr. Green.
Contoh kekurangan vitamin yang dapat menyebabkan kerontokan rambut termasuk kurangnya asupan protein, biotin, seng, dan zat besi. Nutrisi yang tidak mencukupi atau diet yang sangat ketat dapat menyebabkan berbagai kekurangan nutrisi. Ini pada akhirnya bisa mengakibatkan kerontokan rambut, dari penipisan hingga kebotakan.
9. Iron Deficiency Anaemia
Jika Anda mengalami anemia kekurangan zat besi, hal tersebut disebabkan oleh kurangnya sel darah merah yang sehat. Ini mengakibatkan tubuh Anda kesulitan membawa oksigen ke organ vital, seperti jantung.
Anemia kekurangan zat besi merupakan penyebab paling umum dari anemia, yang mempengaruhi sekitar 2 miliar orang di seluruh dunia. Jika Anda melihat gejala seperti rambut kering dan rapuh, kerontokan yang lebih banyak saat mencuci rambut ini adalah ciri-ciri rambut rontok karena penyakit tersebut.
Baca Juga: Perawatan Rambut Rontok yang Tepat dan Sesuai
Tempat Perawatan Rambut Terbaik
Jika Anda mengalami rambut rontok yang mengarah ke kebotakan, Treatment Hair Growth Factor Therapy di The Clinic Beautylosophy adalah solusi yang tepat. Treatment ini sangat ampuh dalam merangsang pertumbuhan rambut lebih tebal dan instan. Treatment ini efektif dalam merawat, menebalkan, dan menjaga kesehatan rambut Anda.
Hair Growth Factor Therapy menggunakan teknologi Hair Stamp dan serum khusus yang mengandung Protein-Rich-Growth Factor untuk memberikan hasil yang optimal. Kami juga menyediakan terapi tambahan seperti Dermastamp Micro Needle Therapy untuk memperkuat efek perawatan ini.
Jadi, jangan ragu untuk melakukan Hair Growth Factor Therapy di The Clinic Beautylosophy sebagai langkah tepat untuk merawat rambut Anda! Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa menghubungi tim kami!