Hidung Pesek dan Lebar? - Bentuk hidung dapat berpengaruh pada penampilan seseorang, terutama dalam hal kecantikan atau ketampanan. Hal ini berhubungan dengan faktor estetika, dimana bentuk hidung yang simetris dan proporsional dapat memberikan kesan wajah yang rapi dan indah untuk dipandang.


Selain itu, hidung yang proporsional dan sesuai dengan proporsi wajah juga dapat menimbulkan kesan harmonis dan seimbang pada penampilan seseorang, sehingga meningkatkan nilai kecantikan atau ketampanan. Ada berbagai cara untuk membuat hidung menjadi simetris salah satunya adalah dengan Rhinoplasty.


Ini Sebab Ilmiah Hidung Pesek dan Mancung


Pengertian Hidung Pesek dan Lebar


Hidung pesek dan lebar adalah kondisi anatomis hidung yang berbeda dari hidung normal atau proporsional. Pengertian hidung pesek adalah hidung yang memiliki panjang dan tinggi yang lebih pendek atau lebih rendah dari hidung normal, sehingga terlihat datar pada bagian atas dan sering kali bentuknya lebih lebar daripada hidung normal.


Sedangkan pengertian hidung lebar adalah hidung yang memiliki lebar yang lebih besar dari hidung normal, sehingga terlihat lebih lebar pada bagian sayap hidung atau pada seluruh bagian hidung. Kedua kondisi hidung ini muncul karena faktor genetik, lingkungan, atau cedera pada hidung.


Hidung pesek dan lebar memang dapat mempengaruhi bentuk wajah seseorang, sehingga memberikan kesan yang kurang estetik secara visual. Namun, penilaian estetik kecantikan hidung sangat subjektif dan tergantung pada perspektif budaya, lingkungan, dan individu masing-masing.


Ada beberapa teknik operasi plastik yang dapat memperbaiki hidung pesek atau lebar seperti Rhinoplasty (operasi plastik hidung). Dengan melakukan prosedur ini, Anda bisa memiliki hidung yang mungkin Anda inginkan dan dapat menambah kesan cantik atau tampan.


*Baca Juga: Apakah Hidung Pesek Bisa Mancung Tanpa Operasi?


2 Prosedur Medis untuk Membuat Hidung Lebih Mancung - Cantika.com


Penyebab Hidung Pesek dan Lebar


Penyebab hidung pesek dan lebar dapat bervariasi dan seringkali bersifat multifaktorial, yaitu dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti faktor genetik, lingkungan, dan cedera pada hidung. Beberapa faktor yang dapat menyebabkan hidung pesek dan lebar antara lain:


1. Faktor Genetik


Genetik merupakan salah satu faktor utama yang mempengaruhi hidung seseorang. Setiap individu mewarisi genetik dari orang tua dan mempengaruhi perkembangan tulang dan jaringan lunak hidung. Genyang diwarisi dapat mempengaruhi ukuran, bentuk, dan proporsi. Misalnya, tulang hidung menjadi lebar atau lebih pendek yang menyebabkan hidung menjadi pesek dan lebar.


Penelitian menunjukkan bahwa bentuk hidung dipengaruhi oleh beberapa gen, salah satunya adalah gen Sonic Hedgehog (SHH). Mutasi pada gen ini dapat menyebabkan kelainan pada perkembangan hidung, seperti hidung pesek dan lebar. Namun, masalah hidung pesek dan lebar tidak selalu diwarisi secara langsung, bisa juga muncul sebagai kombinasi dari beberapa gen dan faktor lingkungan.


2. Cleidocranial dysostosis


Cleidocranial Dysostosis, yang juga dikenal adalah gangguan genetik langka yang mempengaruhi perkembangan tulang dan jaringan pada tengkorak dan tulang selangka. Penyakit ini disebabkan oleh mutasi pada gen RUNX2 yang mengodekan faktor transkripsi yang penting untuk perkembangan tulang. Cleidocranial dysostosis dapat mempengaruhi berbagai bagian tubuh dan memiliki gejala yang bervariasi antara individu.


3. Sindrom Williams


Sindrom Williams adalah kelainan genetik yang menyebabkan berbagai dampak pada tubuh dan perilaku individu. Sindrom Williams disebabkan oleh kekurangan kromosom nomor 7 yang terjadi secara spontan. Ini juga dapat mempengaruhi bentuk hidung dan karakteristik fisik wajah lainnya.


Ciri khas dari sindrom Williams adalah wajah yang mudah dikenali, termasuk bibir yang lebar dan melengkung, mata mengerucut, hidung pendek dan penuh, serta rahang bawah yang melebar dan terlihat seperti tergigit dalam.


4. Down syndrome


Hidung pesek dapat menjadi salah satu ciri fisik yang terkait dengan down syndrome. Down syndrome disebabkan oleh adanya kelebihan salinan kromosom 21 pada individu tersebut. Hal ini dapat menyebabkan berbagai perubahan dalam struktur dan perkembangan tubuh, termasuk bentuk hidung.


Pada individu dengan down syndrome, ciri-ciri dan karakteristik wajah yang sering ditemukan meliputi hidung pesek atau lebih pendek serta rongga hidung yang sempit. Bentuk hidung ini terjadi karena karakteristik fisiologis yang dipengaruhi oleh pengaruh genetik dari kelebihan salinan kromosom 21.


5. Infeksi


Infeksi hidung atau sinus dapat menyebabkan hidung tersumbat dan pesek sementara karena adanya pembengkakan jaringan di dalam hidung. Namun, hal ini umumnya bersifat sementara dan akan hilang setelah infeksi sembuh.


Namun, ada juga kondisi medis yang dapat menyebabkan hidung pesek secara terus-menerus. Salah satunya adalah deviasi septum, yaitu kondisi dimana struktur tulang yang memisahkan lubang hidung menjadi dua bagian miring atau tidak lurus. Kondisi ini dapat menyebabkan masalah pernapasan dan menyebabkan hidung tersumbat.


Selain itu, alergi juga dapat menyebabkan hidung tersumbat dan hidung pesek. Reaksi alergi pada selaput lendir hidung dapat menyebabkan pembengkakan dan sumbatan, yang dapat membuat hidung terlihat pesek.


6. Polychondritis


Polychondritis adalah kondisi medis yang jarang terjadi dan mengakibatkan peradangan pada jaringan kartilago yang ada di seluruh tubuh, termasuk di antaranya adalah kartilago hidung. Kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan kartilago dan membuat hidung terlihat pesek karena kehilangan kekuatan dan bentuk asli kartilago.


Polychondritis dapat mempengaruhi berbagai bagian tubuh termasuk mata, telinga, laring, dan sendi. Gejala yang terkait dengan penyakit ini antara lain sakit di bagian tubuh yang terkena, sulit bernapas, pandangan kabur atau gatal pada mata, gangguan pendengaran, serta hidung pesek atau asimetris.


7. Kecelakaan


Kecelakaan pada wajah atau hidung dapat menjadi faktor penyebab hidung pesek. Hidung yang patah atau rusak akibat kecelakaan dapat membuat hidung terlihat pesek. Kondisi ini umumnya disebut hidung patah atau hidung bengkok.


Hidung patah terjadi ketika tulang di daerah sekitar mengalami kerusakan. Hal ini dapat terjadi akibat benturan benda tumpul atau tajam pada hidung, atau dampak dari kecelakaan mobil atau olahraga yang berbahaya.


Gejala hidung patah atau hidung bengkok dapat bervariasi tergantung pada tingkat keparahan cedera. Beberapa gejalanya antara lain rasa sakit atau nyeri di hidung, pembengkakan hidung, hidung berdarah, kesulitan bernapas dan hidung terlihat pesek atau bengkok.


*Baca Juga: Bagaimana Cara Memancungkan Hidung Secara Alami?


Mancung atau Pesek, Begini Cara Genetik Tentukan Bentuk Hidung


Cara Mengatasi Hidung Pesek


Cara mengatasi hidung pesek dapat bervariasi tergantung pada penyebabnya. Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi hidung pesek:


1. Make Up


Salah satu cara praktis untuk mengatasi hidung pesek adalah menggunakan make up. Menggunakan make up dapat membantu membuat hidung terlihat lebih tirus dan proporsional. Beberapa trik make up yang bisa dilakukan adalah menggunakan concealer

Pilih concealer yang lebih gelap dari warna kulit wajah dan aplikasikan pada sisi hidung yang lebih lebar.


Kemudian, gunakan concealer yang lebih cerah dari warna kulit wajah dan oleskan di bagian hidung yang lebih tipis. Blending concealer dengan baik untuk membuat transisi yang halus. Hal ini akan memberikan efek penipisan pada hidung yang lebih lebar.


Namun, penting untuk diingat bahwa make up hanya memberikan efek terlihat saja dan tidak dapat mengatasi masalah hidung pesek secara fisik. Jika ingin mengatasi hidung pesek secara permanen, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter plastik untuk mendapatkan pengobatan yang lebih tepat.


2. Rhinoplasty


Rhinoplasty adalah operasi untuk memperbaiki atau mengubah bentuk hidung. Prosedur ini dapat mengatasi hidung pesek atau cacat pada hidung lainnya yang dapat mempengaruhi fungsi saluran napas atau estetika wajah.


Prosedur ini biasanya melibatkan pembedahan pada tulang hidung dan/atau jaringan lunak di sekitarnya. Operasi hidung ini dapat dilakukan melalui sayatan kecil di dalam ataupun luar hidung, sehingga bekas jahitan tidak terlihat.


Beberapa masalah hidung yang dapat diatasi dengan rhinoplasty antara lain hidung pesek, hidung besar, hidung kemerahan, dan hidung yang cacat karena kecelakaan. Selain itu, rhinoplasty juga dapat dilakukan untuk membantu memperbaiki masalah pernapasan yang disebabkan oleh struktur hidung yang abnormal.


*Baca Juga: Macam-Macam Operasi Hidung yang Perlu Diketahui



Tempat untuk Mengatasi Hidung Pesek


Bagi Anda yang ingin melakukan Rhinoplasty untuk memperbaiki bentuk hidung menjadi proporsional bisa melakukannya di The Clinic Beautylosophy. Kami adalah klinik kecantikan terbaik di Indonesia. Layanan kami mengikuti standart prosedur yang berlaku, sehingga hasilnya berkualitas.


Kami juga memiliki tim dokter terbaik yang sudah memiliki pengalaman dan keahlian yang cukup memadai dalam melakukan Rhinoplasty. Tidak hanya itu, tim dokter bedah plastic kami juga memiliki sertifikasi dan lisensi yang sah untuk melakukan prosedur hidung. Jadi operasi ini sangat aman dilakukan.


Oleh sebab itu, jangan ragu untuk melakukan operasi plastik atau Rhinoplasty di The Clinic Beautylosophy. Karena kami sudah terpercaya dalam memberikan layanan dan perawatan kecantikan. Silahkan hubungi kami untuk menjadwalkan janji temu dengan dokter bedah plastic kami secara langsung.