Kelenjar tiroid adalah organ yang terletak di bagian depan leher, merupakan bagian dari sistem endokrin tubuh. Perannya sangat penting karena mempengaruhi metabolisme dan kerja dari beberapa organ, termasuk organ reproduksi, sistem pencernaan, dan jantung.


Dari sekian banyak organ tubuh yang mendukung kehidupan, kelenjar tiroid adalah organ yang sering kali mengalami gangguan. Penyakit tiroid, seperti pembengkakan kelenjar tiroid, merupakan salah satu masalah kesehatan yang cukup mengkhawatirkan terkait kelenjar ini.


6 Penyebab Kanker Tiroid yang Perlu Diwaspadai Halaman all - Kompas.com


Apa itu Kelenjar Tiroid?


Kelenjar tiroid adalah organ tubuh berbentuk seperti sayap kupu-kupu, terletak di bagian depan leher di bawah pita suara. Ini merupakan bagian penting dari sistem endokrin yang bertugas memproduksi dan mengeluarkan hormon-hormon yang mengatur metabolisme tubuh.


Kelenjar tiroid berperan dalam produksi hormon tiroid, yang kemudian disalurkan oleh darah ke seluruh jaringan tubuh. Hormon tersebut penting untuk menjaga fungsi optimal jaringan dan organ tubuh. Serta membantu dalam penggunaan energi, regulasi suhu tubuh, dan fungsi yang tepat dari otak, jantung, otot, dan organ lainnya.


*Baca Juga: Apa itu Klitoris? Fungsi, Letak, dan Bentuknya


Fungsi Kelenjar Tiroid Bagi Tubuh


Setelah kelenjar pituitari di otak mengeluarkan hormon TSH, kelenjar tiroid di tubuh akan menghasilkan hormon-hormon tiroid, seperti tiroksin, triiodothyronine, dan kalsitonin. Hormon-hormon ini kemudian akan bergabung dengan protein-protein dalam darah untuk diangkut ke organ-organ target. Setiap hormon tiroid memiliki peran unik dalam metabolisme tubuh, sebagai berikut:


1. Hormon Tiroksin (T4)


Fungsi utama kelenjar tiroid adalah menghasilkan hormon tiroksin (T4), yang mengandung empat atom yodium. Hormon ini awalnya tidak aktif dan perlu diubah menjadi hormon triiodothyronine sebelum digunakan oleh tubuh.


2. Hormon Triiodothyronine (T3)


Hormon ini adalah bentuk aktif dari hormon tiroid. Sekitar 20% dari hormon triiodothyronine disekresikan langsung oleh kelenjar tiroid ke dalam darah, sementara 80% sisanya dihasilkan melalui konversi hormon tiroksin oleh ginjal dan hati.


Hormon triiodothyronine memiliki peran penting dalam mengatur fungsi beberapa organ tubuh, termasuk:


1. Mengendalikan suhu tubuh.

2. Mengatur metabolisme dan penyerapan nutrisi.

3. Mengontrol penggunaan energi.

4. Regulasi produksi hormon reproduksi.

5. Mendukung perkembangan otak pada anak-anak.

6. Regenerasi sel.

7. Meningkatkan aktivitas sistem saraf yang mempengaruhi fokus dan refleks tubuh.

8. Menjaga tekanan darah dan detak jantung dalam kisaran yang tepat.


3. Hormon Kalsitonin


Peran hormon kalsitonin sedikit berbeda dibandingkan dengan dua hormon tiroid lainnya. Fungsinya adalah mengatur konsentrasi mineral dalam darah, terutama kalsium dan fosfat. Selain itu, hormon kalsitonin juga berperan dalam memfasilitasi proses osifikasi atau pembentukan tulang dalam tubuh.


*Baca Juga: Apa itu Ptosis? Penyebab dan Cara Mengobatinya


Fungsi Kelenjar Tiroid


Selain menghasilkan hormon, kelenjar tiroid juga bertanggung jawab dalam mengatur berbagai fungsi organ tubuh dan memelihara kesehatan keseluruhan tubuh. Beberapa peran penting kelenjar tiroid meliputi:


1. Mengatur Metabolisme Tubuh


Hormon yang dihasilkan oleh kelenjar tiroid memainkan peran penting dalam mengatur laju metabolisme tubuh. Metabolisme adalah proses yang menghasilkan energi yang dibutuhkan untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Perubahan dalam metabolisme ini dapat berdampak pada perubahan berat badan seseorang.


2. Merangsang Pencernaan


Hormon tiroid juga memiliki peran penting dalam mengatur metabolisme lemak, sintesis protein, karbohidrat, dan sekresi insulin. Ini yang semuanya berhubungan dengan kesehatan pencernaan seseorang. Gangguan pada kelenjar tiroid membuat seseorang lebih rentan terhadap masalah pencernaan.


Penderita hipotiroidisme cenderung mengalami sembelit karena penurunan motilitas usus. Sementara penderita hipertiroidisme biasanya mengalami peningkatan rasa lapar, mual, diare, dan muntah karena peningkatan motilitas usus.


3. Perkembangan Otak


Hormon tiroid juga memainkan peran yang sangat penting dalam perkembangan otak dengan mengatur migrasi dan diferensiasi sel, memastikan bahwa jenis sel berkembang di lokasi yang sesuai. Sinaptogenesis (tempat pertemuan dan komunikasi antara dua saraf). Serta mielinisasi (proses penutupan sel saraf dengan zat mielin).


Hormon tiroid juga memiliki peran dalam pertumbuhan otak embrio. Gangguan pada kelenjar tiroid dapat mengakibatkan gejala seperti kelelahan, gangguan kontrol motorik, masalah memori, hiporefleksia, kebingungan, depresi, dan kecemasan.


4. Menjaga Kesehatan Tulang


Fungsi kelenjar tiroid berikutnya adalah menjaga kesehatan tulang. Hormon kalsitonin yang dihasilkan mempengaruhi metabolisme kalsium tulang secara langsung atau tidak langsung. Selain itu, hormon tiroid juga diperlukan untuk perkembangan tulang yang sehat.


Individu yang mengalami hipotiroidisme mungkin mengalami masalah dalam perkembangan tulang mereka. Di sisi lain, individu yang mengalami hipertiroidisme memiliki risiko lebih tinggi terkena osteoporosis dan patah tulang.


5. Kesehatan Kardiovaskular


Hormon yang dihasilkan oleh kelenjar tiroid berperan dalam mengatur kekuatan dan kecepatan detak jantung, serta mempengaruhi tekanan darah dan kadar kolesterol dalam tubuh Anda. Jika seseorang mengalami hipotiroidisme atau rendahnya aktivitas tiroid, mereka mungkin mengalami detak jantung yang lebih lambat dan masalah dengan tekanan darah.


Sebaliknya, jika seseorang mengalami hipertiroidisme atau aktivitas tiroid yang terlalu tinggi, mereka mungkin memiliki detak jantung yang lebih cepat dan tekanan darah yang lebih tinggi.


*Baca Juga: Apa itu Syringoma? Penyebab dan Cara Mengobatinya


Gangguan Kelenjar Tiroid


Anda perlu  mewaspadai beberapa gangguan kelenjar tiroid karena beresiko mengganggu fungsi kelenjar tiroid seperti gondok, hipertiroid, dan kanker tiroid. Berikut penjelasan lebih detail untuk masing-masing kondisi:


1. Gondok


Gondok merupakan pembengkakan kelenjar tiroid yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kekurangan zat yodium atau penyakit autoimun. Gejala yang mungkin timbul termasuk pembengkakan pada leher, kesulitan menelan, dan batuk-batuk.


2. Hipertiroid


Saat kelenjar tiroid memproduksi hormon tiroid secara berlebihan maka dapat menyebabkan hipertiroid. Beberapa gejala yang dapat muncul antara lain detak jantung tidak teratur, mudah merasa panas, keringat berlebihan, dan sulit menambah berat badan.


3. Hipotiroid


Berbeda dengan hipertiroid, hipotiroid adalah kondisi medis yang terjadi ketika kadar hormon tiroid dalam tubuh rendah. Gejala umumnya meliputi kelelahan, kulit kering, sensitivitas terhadap suhu dingin, dan kesulitan berkonsentrasi.


4. Nodul Tiroid


Nodul tiroid adalah kondisi medis yang ditandai dengan munculnya benjolan di kelenjar tiroid, yang bisa mempengaruhi fungsinya. Benjolan ini bisa bersifat jinak atau ganas.


5. Kanker Tiroid


Kanker tiroid adalah jenis kanker yang berkembang di dalam kelenjar tiroid dan dapat mengganggu fungsi organ tersebut. Walaupun ini merupakan penyakit serius, namun kanker tiroid bisa disembuhkan dengan penanganan yang tepat, seperti terapi hormon, radioterapi, atau operasi.


6. Badai Tiroid


Badai tiroid merupakan komplikasi dari hipertiroidisme di mana tubuh menghasilkan hormon tiroid dalam jumlah yang sangat tinggi. Hal ini dapat menyebabkan gejala serius seperti detak jantung yang cepat, demam tinggi, penyakit kuning, halusinasi, dan penurunan kesadaran.


*Baca Juga: Klinik Kecantikan Terdekat dari Lokasi Anda!


Tempat Perawatan Kecantikan Terbaik


Jika Anda ingin melakukan perawatan kecantikan, Anda bisa melakukannya di The Clinic Beautylosophy. Kami menyediakan berbagai prosedur kecantikan, termasuk bedah plastik, perawatan rambut, perawatan estetika, dan perawatan gigi.


Kami telah melayani sejumlah pasien di berbagai kota Indonesia. Sebagai klinik kecantikan terbaik, The Clinic Beautylosophy menawarkan lebih dari 50 jenis tindakan bedah plastic. Selain itu, kami juga menyediakan 49 jenis perawatan estetika, 21 jenis perawatan gigi dan 8 jenis perawatan rambut. Kami juga menggunakan peralatan medis terkini untuk memberikan hasil yang terbaik.


Para dokter kami adalah profesional berpengalaman dan bersertifikasi, yang ahli di bidangnya masing-masing. Selain itu, kami menyediakan produk perawatan kulit berkualitas. Untuk menjadwalkan janji temu dengan dokter kecantikan kami, silahkan hubungi kami sekarang!


Referensi:


https://www.siloamhospitals.com/informasi-siloam/artikel/fungsi-kelenjar-tiroid

https://ciputrahospital.com/fungsi-kelenjar-tiroid/