Gambaran Umum Seputar Pertanyaan Kenapa Operasi Plastik tidak Berbekas?
Kenapa Operasi Plastik tidak Berbekas? Pertanyaan ini sering muncul, hal tersebut juga pasti pernah muncul di benak Anda. Sebenarnya, seperti apa prosedurnya?
Kenapa operasi plastik tidak berbekas? Hal tersebut pasti pernah muncul di benak Anda. Sebenarnya, setiap tindakan operasi plastik tentu meninggalkan bekas sayatan. Jadi, bukannya tidak berbekas, tapi bisa disembunyikan.
Penjelasan mengenai kenapa operasi plastik tidak berbekas, dapat Anda peroleh pembahasannya lewat artikel ini. Maka terlebih dahulu mari kita bahas mengenai bekas sayatan luka operasi.
Bekas sayatan pada Operasi Facelift
Adanya bekas sayatan dalam prosedur operasi plastik, misalkan saja salah satu contohnya adalah yaitu operasi facelift.
Pada prosedur ini, biasanya dokter bedah akan membuat sayatan di sekitar area mulut. Kemudian, area yang pertama berada di dekat geraham, dan area kedua ada di area belakang rongga pipi yang melewati otot. Kemudian, ketika bantalan lemak itu terbuka, dokter bedah lalu melakukan prosedur untuk menonjolkan bantalan lemak keluar, yakni dengan menekan bagian luar pipi. Bantalan lemak yang keluar tersebut kemudian akan dipotong, baru setelah itu bantalan lemak yang tersisa dikembalikan ke posisi sebelumnya untuk dijahit. Bekas jahitan tersebut dapat meninggalkan bekas yang tidak bisa begitu saja hilang.
Seperti yang telah diketahui, operasi plastik facelift memiliki tujuan untuk mengkoreksi tampilan wajah agar terlihat lebih awet muda. Selain itu, operasi plastik juga dapat membantu mengencangkan kulit yang kendur dan bergelambir di leher dan di sekitar rahang bawah, termasuk juga menngangkat kelebihan kulit dan lemak, dan menghilangkan kerutan pada area bibir. Akan tetapi memang pada prosedur ini dapat menimbulkan pembengkakan dan memar pada pasca operasi awal. Namun hanya berlangsung sementara. Ini yang disebut masa pemulihan.
Pasti Anda pernah kan melihat orang-orang Korea di sebuah program yang mendanai mereka untuk lakukan operasi plastik, begitu selesai dioperasi plastik, kebanyakan wajah mereka akan ditutup atau direkatkan dengan perban. Hal tersebut memang bertujuan untuk menerapkan tekanan yang merata ke wajah, leher, dan kepala agar meminimalkan efek memar dan bengkak karena operasi plastik.
Gambaran Umum Mengenai Operasi Plastik
Kondisi yang bisa dialami, selain memiliki bekas operasi biasanya juga mengalami kekakuan pada wajah dan area leher. Pada umumnya, kondisi tersebut akan menghilang serta berangsur-angsur membaik paling cepat dalam waktu 1 – 2 bulan.
Bagi Anda yang ingin melakukan operasi plastik, kurang lebih Anda sudah mengetahui apa saja efek sementara yang dapat ditimbulkannya, kali ini? Sebenarnya prosedurnya sudah pasti aman ketika operasi dilakukan oleh tenaga dokter spesialis bedah plastik. Atau, Anda masih ragu? Baiklah, kami akan membahasnya lebih dalam lagi untuk memperdalam pengetahuan Anda atau mungkin untuk menjawab pertanyaan Anda yang kenapa operasi plastik tidak berbekas.
Operasi Plastik Sudah Pasti Aman
Sekalipun menurut pakar, mengenai kenapa operasi plastik tidak berbekas, seperti yang telah dipaparkan diatas bahwa setiap operasi plastik yang dilakukan dengan prosedur menyayat bagian tubuh, sudah pasti meninggalkan bekas. Akan tetapi, pada kasus ini sebenarnya bukan tidak berbekas melainkan disembunyikan bekasnya. Bekas luka atau bekas sayatan tersebut di sembunyikan sedemikian rupa, tergantung seberapa ahli dokter spesialis bedah plastik yang menangani.
Anda tidak perlu khawatir karena dokter spesialis bedah plastik yang sudah berpengalamn pastinya akan tahu dan mengerti bagaimana menyembunyikan bekas luka atau bekas sayatan di kulit
Macam-macam Prosedur Operasi Plastik
Seperti yang kita telah ketahui, tindakan operasi dilakukan dengan tujuan memperbaiki dan merekonstruksi jaringan serta kulit yang rusak. Tujuan utamanya yaitu untuk mengembalikan fungsi jaringan dan kulit agar mendekati fase normal yang seharusnya.
Operasi plastik juga bisa untuk memperbaiki kelainan atau penyakit bawaan sejak lahir, misalkan contoh kondisi bibir sumbing, jari berselaput, tahi lalat, dan tanda lahir. Bisa juga dilakukan untuk membantu mengangkat jaringan kanker pada wajah, dan payudara misalkan. Operasi plastik juga bisa memperbaiki tampilan luka bakar atau luka serius lainnya
Selain facelift yang sudah kita bahas di awal tadi, masih ada beberapa macam dan ragam prosedur operasi plastik yang umum, diantaranya
- Liposuction / Sedot Lemak
Liposuction, atau sedot lemak merupakan salah satu prosedur operasi plastik yang berguna untuk menyedot lemak di area-area spesifik tubuh dan membuangnya, agar proporsi tubuh terlihat lebih ramping.
- Breast Augmentation (Operasi Payudara)
Prosedur ini dilakukan untuk memperbesar ukuran kedua payudara wanita. Breast Augmentation ini sangat populer dan umum dilakukan. Tujuan pembedahan bisa karena untuk beberapa alasan, bisa untuk memperbesar kedua payudara, mengubah ukuran payudara yang tidak simetris, dan menciptakan kembali bentuk payudara yang ideal.
- Blepharoplasty
Jenis tindakan operasi plastik berikutnya yang umum dilakukan, yaitu Blepharoplasty. Prosedur ini dilakukan untuk membentuk kembali kelopak mata, bisa karena 2 alasan yaitu untuk alasan kecantikan, dan untuk meningkatkan penglihatan pasien yang mungkin terganggu. Penglihatan yang terganggu biasanya disebabkan juga karena kulit kendur di sekitar area mata, yang menandakan penuaan. Prosedur Operasi plastik Belapharoplasty ini dilakukan dengan cara mengeluarkan bantalan lemak di bawah mata.
- Rhinoplasty
Operasi Rhinoplasty dilakukan untuk membentuk kembali hidung, memancungkan serta membuat bentuknya terlihat harmonis dengan bentuk wajah pasienn. Dokter spesialis bedah plastik bisa mengubah atau mungkin mengurangi ukuran keseluruhan hidung, serta memperbaiki sesuai dengan keinginan si pasien.
Apa yang Harus Dihindari?
Hal-hal berikut ini harus Anda hindari ketika pada masa pascaoperasi plastik
- Hindari Merokok
Pada masa Pascaoperasi, dokter spesialis bedah plastik biasanya akan menganjurkan pasien untuk berhenti merokok atau tidak merokok untuk sementara waktu, guna mempercepat pemulihan pascaoperasi.
- Tidak minum minuman keras
Minum minuman beralkohol dapat memperngaruhi fungsi jaringan dalam tubuh. Minuman keras dapat berefek kepada timbulnya memar pada kulit setelah operasi
- Hindari aktivitas yang terlalu intens bergerak
Hal ini berguna untuk mempercepat proses pemulihan, dan meminimalisir timbulnya bekas luka atau luka baru. Sebisa mungkin istirahat total pada waktu yang dianjurkan oleh dokter Anda.
Selain itu, harus rutin ganti perban dan rutin kontrol ke dokter. Jika Anda mengalami hal-hal sepertti komplikasi akibat operasi, biasanya dokter akan meresepkan obat hingga antibiotik .
Apa Semua Operasi Plastik Pasti Selalu Meninggalkan Bekas Jahitan?
Ingatlah bahwa, semua jenis tindakan operasi termasuk juga operasi plastik, pastinya dilakukan metode metode pembedahan yang kemudian harus dilakukan proses penjahitan. Bukan tidak mungkin hal tersebut akan meninggalkan bekas. maka, harus pintar-pintar memilih dokter serta tenaga ahli kecantikan di klinik kecantikan yang memang spesialisasinya di bidang surgery, salah satu contohnya The Clinic Beautylosophy.
Klinik kecantikan ini memfokuskan perawatan plastic surgery yang mengedepankan protokol kesehatan terbaik, dan dapat memberi hasil memuaskan kepada setiap pasien. Rhinoplasty di The Clinic Beautylosophy adalah yang banyak digandrungi, karena tenaga dokter spesialis bedah plastik di The Clinic Beautylosophy sendiri memiliki teknik tersendiri untuk menyamarkan serta menyembunyikan bekas jahitan di hidung, sehingga tidak nampak. Canggih, bukan? Penasaran dengan prosedurnya? Kunjungi The Clinic Beautylosophy, untuk membuktikan sendiri mengapa dan kenapa operasi plastik tidak berbekas disini