Saat hamil warna areola normal karena hormon progesteron dan estrogen meningkat dalam tubuh wanita. Meningkatnya hormon-hormon ini dapat menyebabkan perubahan pada tubuh wanita, termasuk perubahan pada area payudara.


Meningkatnya hormon estrogen dapat memperbesar ukuran dan warna areola menjadi lebih gelap, karena estrogen mempengaruhi melanosit atau sel-sel pigmen pada kulit. Hal ini merupakan respons alami tubuh wanita terhadap kehamilan dan membantu memudahkan bayi untuk menemukan puting saat menyusui.


Apa itu Areola? Penyebab dan Tanda-Tandanya


Seperti Apakah Warna Areola Saat Hamil?


Selama kehamilan, warna areola biasanya menjadi lebih gelap dari warna aslinya. Selain itu, areola cenderung membesar saat hamil, sehingga menjadi lebih mudah untuk bayi menemukan puting saat menyusui.


Bentuk areola juga sedikit lebih melengkung dan mengembang. Bentuknya lebih bulat selama kehamilan, karena ada perubahan tekstur pada areola. Dimana area tersebut menjadi lebih kasar dan terlihat seperti kulit jeruk.


Meskipun perubahan warna areola mengalam perubahan saat kehamilan. Tetapi, wanita harus memeriksaan apakah sakit atau tidak. Hal ini untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginakn pada wanita yang sedang hamil.


Jika Anda merasa kurang percaya diri terhadap perubahan areola, tidak perlu khawatir. Karena setelah melahirkan, warna areola dapat kembali normal. Tetapi terkadang warnanya lebih gelap dapat bertahan setelah menyusui.


*Baca Juga: Penyebab dan Tanda-Tanda Areola Berubah


Puting Tenggelam: Punca dan Cara Rawatan - The Diagnosa


Perubahan Bentuk Areola Saat Hamil


Saat hamil, payudara mengalami sejumlah perubahan yang disebabkan oleh perubahan hormon dalam tubuh. Perubahan ini bagian dari proses pembentukan. Berikut beberapa tahapan perubahan areola selama kehamilan:


1. Pembengkakan dan Peningkatan Ukuran


Seiring dengan peningkatan hormon progesteron dan estrogen, payudara mengalami pembengkakan ukuran selama trimester pertama kehamilan. Hal ini dapat membuat payudara terasa lebih berat dan lebih penuh.


2. Puting Sensitif


Puting susu dan areola mungkin menjadi lebih sensitif atau lebih gelap seiring dengan perkembangan kehamilan. Ini bisa membuat sensasi tidak nyaman atau sensitivitas tambahan pada saat menyusui.


3. Pembentukan Kelenjar Susu


Selama trimester kedua, kelenjar susu mulai tumbuh dan berkembang di dalam payudara. Ini adalah persiapan alami tubuh untuk menyusui. Payudara akan terasa lebih padat dan terasa penuh.


4. Pertumbuhan Vena


Anda mungkin melihat pembesaran pembuluh darah di permukaan payudara dan areola karena aliran darah ke daerah ini meningkat. Ini bisa membuat areola terlihat lebih gelap.


5. Kelenjar Montgomery


Kelenjar-kelenjar kecil di areola, yang disebut kelenjar Montgomery, mungkin menjadi lebih besar dan terasa lebih kasar. Fungsinya adalah untuk melembabkan dan melindungi puting susu selama kehamilan dan menyusui.


6. Stretch Mark


Beberapa wanita mungkin mengalami stretch marks di payudara mereka, karena perubahan areola yang cepat selama kehamilan. Stretch marks muncul sebagai garis-garis merah pada kulit dan dapat memudar seiring waktu.


Semua perubahan ini adalah bagian normal dari proses kehamilan dan disebabkan oleh perubahan hormonal dan persiapan tubuh untuk menyusui. Meskipun perubahan ini dapat menjadi tidak nyaman atau menimbulkan perasaan sensitif. Ini biasanya sementara dan akan kembali normal setelah kelahiran bayi.


*Baca Juga: Penyebab Payudara Kendur dan Cara Mengatasinya


Mengapa Bentuk dan Warna Puting Payudara di Tiap Wanita Berbeda? Ini Jawabannya... - Kabar Fajar


Penyebab Warna Areola Berubah Saat Hamil


Perubahan warna areola selama kehamilan disebabkan oleh perubahan hormon. Hormon ini berperan mempersiapkan tubuh untuk menyusui. Berikut adalah beberapa penyebab perubahan warna areola saat hamil:


1. Peningkatan Hormon Estrogen


Produksi hormon estrogen meningkat secara signifikan. Hormon ini mempengaruhi pigmen kulit dan menyebabkan areola lebih gelap. Hal ini biasanya dimulai pada trimester pertama dan terus berlanjut selama kehamilan.


2. Peningkatan Hormon Progesteron


Hormon progesteron juga berperan dalam perubahan warna areola. Progesteron membantu dalam persiapan tubuh untuk menyusui, dan perubahan warna ini merupakan salah satu tanda persiapan tersebut.


3. Perubahan Aliran Darah


Selama kehamilan, aliran darah ke payudara meningkat untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi yang berkembang di dalam rahim. Hal ini dapat membuat areola terlihat lebih merah atau lebih gelap karena peningkatan pasokan darah.


4. Kelenjar Montgomery


Kelenjar Montgomery adalah kelenjar minyak kecil yang terdapat di areola. Selama kehamilan, kelenjar ini dapat membesar dan menjadi lebih jelas terlihat, yang juga dapat mempengaruhi tampilan areola.


5. Faktor Genetik


Selain perubahan hormon, faktor genetik juga dapat memainkan peran dalam perubahan warna areola. Beberapa wanita mungkin memiliki areola yang gelap, tapi perubahan saat kehamilan dapat membuatnya lebih terlihat.


6. Peningkatan Produksi Melanin


Peningkatan level melanin pada kulit dapat menyebabkan perubahan warna pada areola menjadi lebih gelap, hal ini terjadi karena melanin memproduksi pigmen yang menyebabkan warna kulit menjadi lebih gelap.


7. Pertumbuhan Kelenjar Susu


Selama kehamilan, produksi kelenjar susu juga meningkat. Hal ini bisa menyebabkan puting dan areola membesar, serta memperbesar ukuran payudara.


8. Perubahan Tubuh yang Berisi


Setelah bayi lahir, payudara mengalami pembenahan untuk mengalirkan ASI. Puting dan areola akan melebar, sedangkan payudara akan lebih penuh dan kencang, dan hal ini memungkinkan bayi untuk menyusu dengan mudah.


*Baca Juga: Perawatan Payudara Sebelum dan Setelah Melahirkan


Apa itu Areola? Penyebab dan Tanda-Tandanya


Areola Reduction untuk Ibu Hamil


Perubahan warna areola selama kehamilan adalah hal yang normal dan umum terjadi. Ini adalah bagian dari persiapan alami tubuh untuk menyusui bayi yang akan datang. Perubahan ini biasanya bersifat sementara, dan warna areola mungkin akan kembali normal setelah proses menyusui selesai.


Namun jika warna dan bentuk Areola tidak berubah setelah melahirkan dan menyusui. Anda bisa melakukan Areola Reduction atau operasi mengecilkan lingkaran hitam payudara. Areola Reduction adalah prosedur bedah plastik yang dilakukan untuk mengurangi ukuran areola, yaitu daerah berwarna gelap di sekitar puting payudara.


Proses ini bertujuan untuk memperbaiki tampilan payudara dan memberikan perubahan estetika yang diinginkan oleh pasien. Pada prosedur Areola Reduction, dokter bedah plastik akan melakukan sayatan pada sekeliling areola dan mengangkat sebagian jaringan kulit, kemudian menjahit dan menutup luka tersebut.


Areola Reduction dapat dilakukan pada pria atau wanita yang merasa kurang percaya diri pada payudaranya. Biasanya, Areola Reduction dilakukan dalam kombinasi bedah plastik, seperti breast lifting. Namun, ada pula pasien yang melakukan Areola Reduction secara mandiri untuk mengecilkan areola karena alasan kosmetik.


Areola Reduction ini, biasanya dilakukan di bawah anestesi lokal atau umum, tergantung pada kompleksitas prosedur serta kenyamanan dan preferensi pasien. Setelah operasi, pasien nanti akan diberikan perawatan khusu untuk mempercepat penyembuhan, seperti perban dan obat antibiotik untuk mempercepat pemulihan.


Bekas luka biasanya akan memudar dalam beberapa bulan dan pasien harus menghindari olahraga berat atau aktivitas yang dapat mempengaruhi area yang dioperasi hingga beberapa minggu atau bulan setelah operasi.


*Baca Juga: Macam-Macam Operasi Payudara Berdasarkan Tujuannya



Tempat Operasi Areola untuk Ibu Hamil


Jika Anda tertarik melakukan Areola Reduction, Anda bisa datang ke The Clinic Beautylosophy. Kami menyediakan perawatan payudara terbaik dengan cara aman, sehingga Anda tidak perlu khawatir akan hasilnya.


Banyak orang dan kalangan artis yang melakukan perawatan Areola Reduction di The Clinic Beautylosophy. Harga Areola Reduction juga terbilang terjangkau, Anda bisa menghubungi kami untuk informasi lebih lanjut!


Dengan perawatan ini, Anda bisa mendapatkan bentuk payudara yang lebih baik, khususnya areola. Karena saat hamil warna areola normal, tapi nanti akan berubah dengan sendirinya. Jadi silahkan datang ke tempat kami.