Profhilo adalah sebuah perawatan atau treatment dengan teknik injeksi yang dilakukan dengan memasukkan Hyaluronic Acid (HA) ke dalam lapisan kulit terdalam. Profhilo sendiri pertama kali diluncurkan di Eropa pada tahun 2015.


Sebagian dari kalian mungkin sadar, bahwa zat yang digunakan dalam perawatan Profhilo dan Filler adalah sama, yaitu Hyaluronic Acid (HA). Namun perlu Anda ketahui, sebenarnya ada perbedaan zat HA yang digunakan dalam kedua perawatan tersebut.


Perbedaan Profhilo dan Filler


Perbedaan pertama ada di tingkat konsentrasi yang ada di dalam zat HA. Pada perawatan Profhilo, zat HA memiliki tingkat konsentrat yang lebih tinggi. Bahkan, bisa lima kali lipat dibandingkan dengan zat HA yang digunakan dalam perawatan Filler.


Perbedaan kedua terletak pada teksturnya. Pada zat HA yang digunakan dalam Profhilo, tekstur yang dimiliki ialah lebih cair. Berbeda dari zat yang digunakan dalam perawatan Filler, ia memiliki tekstur yang lebih kental.


Perbedaan terakhir adalah cara kerjanya. Hyaluronic Acid yang digunakan dalam Profhilo berguna untuk merangsang pertumbuhan elastin dan kolagen. Sedangkan Filler sendiri untuk mengisi atau menambahkan volume pada bagian tubuh tertentu. 


*Baca Juga: Manfaat Filler untuk Wajah agar Tampak Cantik


Manfaat Profhilo Treatment


Profhilo sendiri adalah perawatan estetika yang memiliki banyak manfaat. Perawatan ini mampu merangsang pertumbuhan elastin dan kolagen yang ada di dalam tubuh, sehingga membuat kulit menjadi lebih cerah, kenyal, dan memiliki tekstur yang lebih halus.


Perawatan ini juga dapat mengatasi masalah kerutan, garis halus, dan kulit kendur yang terjadi pada wajah. Selain itu, dengan zat HA yang digunakan, Profhilo pun mampu memberi nutrisi lebih bagi kulit, sehingga kelembapan kulit menjadi lebih terjaga.


Bagaimana Cara Kerja Profhilo Treatment?



Zat Hyaluronic Acid yang digunakan pada perawatan Profhilo, memiliki sifat hidrofilik. Maksudnya, zat ini mudah larut, menyerap, atau bercampur dengan air. Selain itu, zat HA yang digunakan juga dapat menahan kandungan air yang ada di dalam tubuh, sehingga kulit menjadi terhidrasi dengan lebih baik.


Berbeda dengan zat HA yang digunakan dalam perawatan Filler, HA pada perawatan Profhilo lebih bertindak sebagai hidrator. Alih-alih mengisi volume pada area tertentu, zat HA pada Profhilo treatment bertugas untuk merangsang pertumbuhan elastin serta kolagen di dalam tubuh.


Dalam 3 – 5 hari pasca perawatan, Profhilo mampu mengatasi kulit kusam, sehingga tampak lebih cerah dan bercahaya. Lalu setelah beberapa minggu, zat HA yang telah disuntikkan dapat membuat produksi elastin dan kolagen menjadi lebih optimal. Hal ini menjadikan kulit tampak lebih halus dan kencang.


Apakah Profhilo Memiliki Efek Samping?


Profhilo merupakan sebuah perawatan estetika yang sangat aman. Bahkan bisa dikatakan, perawatan ini sangat minim terhadap efek samping. Satu-satunya efek samping ringan yang berkemungkinan untuk muncul adalah memar dan pembengkakan ringan pada area tindakan. Apabila efek samping tersebut muncul, biasanya juga tidak akan bertahan lama. Jadi setelah tindakan prosedur selesai dilakukan, Anda pun bisa melanjutkan aktivitas normal seperti biasa.


Cara Melakukan Profhilo Treatment


Selain memiliki efek samping yang minim, Profhilo juga tidak membutuhkan banyak waktu untuk masa pemulihan. Namun, ada beberapa hal yang pasien wajib tahu mengenai perawatan ini. Seperti tidak melakukan aktivitas berat layaknya olahraga pada hari pertama setelah perawatan. Selain itu, pasien juga disarankan untuk tidak mandi sauna selama beberapa hari ke depan, dan menghindari paparan sinar matahari secara berlebih.


*Baca Juga: Rahasia Awet Muda Secara Instan dan Aman di Jakarta


Prosedur Profhilo Treatment


Tindakan prosedur dari perawatan Profhilo sebenarnya cukup simpel. Dokter hanya akan menyuntikkan zat HA pada beberapa titik yang menjadi area tindakan, dan Anda pun akan melihat hasilnya ketika efeknya sudah mulai bekerja. Perawatan ini dilakukan dengan dua kali sesi selama interval empat minggu.