Penyebab jerawat di alis karena berbagai faktor, salah satunya adalah karena pori-pori yang tersumbat. Jerawat adalah masalah kulit umum yang dapat dialami oleh siapapun, baik pria maupun wanita. Seperti area wajah lainnya, kulit di sekitar alis juga rentan terhadap jerawat.


Kehadiran jerawat di alis dapat menimbulkan ketidaknyamanan dan dapat mengganggu penampilan. Namun, sebenarnya apa penyebab jerawat muncul di alis? Dan bagaimana cara menghilangkannya? Untuk menemukan jawabannya, yuk baca penjelasannya di artikel ini.


Banyak Jerawat, Benarkah Tanda Awal PMS? - KlikDokter


Penyebab Jerawat di Alis


Sebenarnya, faktor yang menjadi penyebab jerawat di alis tidak berbeda jauh dengan jerawat di area lainnya. Jerawat biasanya muncul karena pori-pori minyak tersumbat oleh campuran sel-sel kulit mati, minyak berlebih, kotoran, dan faktor lainnya.


Hal ini mengakibatkan terbentuknya komedo, yang merupakan jenis jerawat non-meradang. Namun, jika komedo terpapar oleh bakteri P. acnes, kemudian jerawat tersebut dapat menjadi meradang, ditandai dengan kemerahan, pembengkakan, dan rasa sakit saat disentuh. Nah berikut adalah beberapa penyebab jerawat di alis yang perlu Anda ketahui:


1. Perubahan Hormon


Tidak mengherankan bagi wanita bahwa jerawat muncul menjelang menstruasi. Hal ini merupakan salah satu gejala yang umum terkait dengan Premenstrual Syndrome (PMS). Penyebab dari munculnya jerawat, termasuk di area alis, adalah perubahan hormon.


Perubahan hormon yang terjadi menjelang menstruasi atau selama kehamilan dapat merangsang kelenjar minyak untuk meningkatkan produksi sebum. Kombinasi peningkatan produksi sebum dan kurangnya perawatan wajah yang memadai dapat memicu infeksi bakteri P. acnes, yang pada akhirnya menyebabkan jerawat muncul.


2. Produk Kecantikan


Menggunakan pensil alis untuk membentuk dan merapikan alis, eyeshadow untuk memberikan dimensi pada kelopak mata, dan eyeliner untuk mempertegas mata memang dapat meningkatkan rasa percaya diri Anda. Namun, penggunaan berbagai produk kecantikan ini juga dapat meningkatkan risiko jerawat di sekitar alis. Terutama jika tidak menjaga kebersihan tangan dan alat yang digunakan.


Selain produk yang digunakan di alis dan mata, sisa-sisa alas bedak serta produk perawatan rambut yang tidak dibersihkan dan menempel di sekitar alis juga dapat menjadi penyebab jerawat di Alis. Jadi pastikan Anda membersihkan make Anda dengan cara yang tepat benar-benar bersih.


3. Rambut yang Tumbuh ke Dalam


Mencukur alis secara teratur dapat menjaga penampilan bulu alis agar terlihat rapi. Namun, efek samping dari kebiasaan ini adalah meningkatnya resiko rambut tumbuh ke dalam di sekitar alis, yang dapat menyebabkan peradangan dan munculnya jerawat.


Selain itu, risiko jerawat di area alis akan semakin tinggi jika alat cukur yang digunakan tidak steril. Namun, umumnya penyebab jerawat di alis ini tidak berbahaya dan dapat hilang dengan sendirinya. Namun tetap saja harus diatasi dengan tepat apalagi sudah membuat Anda tidak nyaman dan merasa terganggu.


4. Stres


Ketika mengalami stres, kadar hormon kortisol dalam tubuh akan meningkat. Hal ini dapat menyebabkan peningkatan produksi minyak berlebihan, terutama di wajah. Konsekuensinya, risiko munculnya jerawat di sekitar alis juga akan meningkat.


Umumnya, situasi ini dapat diperparah dengan kebiasaan begadang atau kurangnya perhatian terhadap perawatan kulit saat sedang dalam kondisi stres.


5. Sindrom Ovarium Polikistik


Terkadang, jerawat yang muncul di sekitar alis bisa terkait dengan kondisi medis tertentu, salah satunya adalah sindrom ovarium polikistik (PCOS). PCOS ditandai dengan peningkatan kadar hormon androgen dalam tubuh.


Gejala PCOS yang disebabkan oleh peningkatan hormon androgen termasuk jerawat parah, termasuk di area alis, serta pertumbuhan rambut berlebihan atau bahkan kebotakan. Gejala ini seringkali disertai dengan gangguan menstruasi, seperti haid tidak teratur atau berkepanjangan.


6. Riwayat Jerawat dalam Keluarga


Tidak dapat dipungkiri bahwa faktor genetik dalam keluarga dapat mempengaruhi berbagai aspek kesehatan, termasuk risiko terjadinya jerawat. Hal ini juga berlaku untuk jerawat di alis. Orang-orang dengan riwayat keluarga yang mengalami jerawat sebelumnya memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami jerawat juga di kemudian hari.


7. Riwayat Penggunaan Obat-Obatan Tertentu


Penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara konsumsi obat-obatan tertentu dengan risiko munculnya jerawat, termasuk di area alis. Beberapa obat dapat menyebabkan peningkatan produksi minyak di wajah sebagai efek sampingnya misalnya obat kortikosteroid, antikanker, dan litium.


8. Makanan Manis


Makanan manis dengan tingkat gula yang tinggi dapat menyebabkan peningkatan pesat kadar gula dalam darah, yang pada gilirannya memicu peradangan di tubuh. Selain itu, peningkatan cepat kadar gula juga dapat menyebabkan peningkatan produksi minyak, termasuk di wajah.


Oleh karena itu, makanan manis sering diidentifikasi sebagai salah satu penyebab jerawat di area alis. Sebuah penelitian juga menunjukkan bahwa penerapan pola makan rendah gula berhubungan dengan penurunan risiko jerawat.


*Baca Juga: Cara Menghilangkan Bopeng Bekas Jerawat dengan Cepat


Cara Mengatasi Jerawat di Alis


Setelah Anda mengetahui beberapa penyebab jerawat di alis, pastinya Anda juga ingin tahu cara mengatasinya. Secara umum, jerawat di sekitar alis tidak menimbulkan bahaya dan kadang-kadang bisa hilang dengan sendirinya. Namun, untuk mempercepat proses pemulihan dan mencegah jerawat di alis, terdapat beberapa cara yang dapat diikuti:


1. Obat OTC


Ada beberapa jenis obat bebas yang dapat digunakan untuk mengatasi jerawat di alis, seperti:

1. Retinoid, yang merupakan perawatan kulit berbasis vitamin A.

2. Asam salisilat, efektif dalam mengatasi komedo dan komedo putih serta memiliki manfaat lainnya.

3. Benzoil peroksida, untuk membunuh bakteri penyebab jerawat dan mengurangi produksi minyak berlebih di kulit.


2. Perubahan Gaya Hidup


Pastikan Anda menghindari memencet atau menyentuh jerawat di alis dan berikan waktu untuk pemulihan. Anda juga perlu mengelola stres dengan baik, karena stres dapat memperburuk kondisi jerawat. Dan pastikan juga untuk mengurangi asupan karbohidrat, karena dapat meningkatkan produksi minyak pada kulit.


3. Perawatan Medis


Segera konsultasikan dengan dokter spesialis kulit. Dokter akan meresepkan perawatan yang sesuai dengan penyebab jerawat Anda, termasuk:

1. Antibiotik: Digunakan untuk mengatasi bakteri penyebab jerawat, terutama saat jerawat mengalami peradangan parah.

2. Retinoid: Membuka pori-pori yang tersumbat, memudahkan pengobatan lain untuk mengatasi jerawat.

3. Kortikosteroid: Mengurangi peradangan, membantu mengurangi kemerahan dan pembengkakan pada jerawat.

4. Pil KB: Menurunkan kadar hormon testosterone dalam tubuh untuk meredakan jerawat hormonal. Diberikan sesuai kebutuhan.


*Baca Juga: Cara Mengempeskan Jerawat dengan Cepat dalam Semalam


Tempat Terbaik Untuk Perawatan Jerawat


Untuk mengatasi jerawat di alis, Anda bisa melakukan perawatan estetika seperti Laser Q-Switched Nd Yag menggunakan laser dengan berbagai panjang gelombang, termasuk 1064 nm, 1064 Qs, 532 nm, 660 nm, dan 595 nm.


Tujuan dari perawatan ini adalah untuk meremajakan kulit, mengatasi jerawat, dan mengurangi produksi minyak berlebih pada kulit. Selain manfaat-manfaat tersebut, perawatan ini juga efektif dalam menghilangkan flek di wajah dan menghapus tato pada kulit.


Anda bisa melakukan Laser Q-Switched Nd Yag di The Clinic Beautylosophy yang menyediakan layanan perawatan kecantikan terlengkap. Setiap perawatan akan dilakukan oleh tim dokter berpengalaman dan bersertifikasi di bidangnya masing-masing sehingga dapat memberikan hasil yang memuaskan.


Jika Anda tertarik untuk melakukan perawatan kecantikan yang memuaskan, silahkan hubungi kami untuk menjadwalkan janji temu dengan dokter kecantikan kami!


Referensi:

https://www.alodokter.com/penyebab-jerawat-di-alis-dan-cara-mengatasinya

https://www.halodoc.com/artikel/ini-7-penyebab-jerawat-di-alis-dan-tips-menghilangkannya