Penyebab Mata Cekung dan Cara Mengatasinya
Penyebab mata cekung adalah Penuaan, Keturunan/Genetik, Kurang Tidur, Penurunan Berat Badan yang Ekstrim, Paparan Sinar Matahari, Dehidrasi, Merokok, Pengaruh Obat-obatan.
Penyebab mata cekung bisa karena berbagai faktor, mulai dari faktor genetik hingga gaya hidup yang kurang sehat. Mata cekung seringkali ditandai dengan lingkaran hitam di bawah mata dan kulit di sekitarnya terlihat tipis serta menonjol ke dalam.
Meskipun tidak selalu menunjukkan masalah kesehatan yang memerlukan penanganan segera. Namun kondisi mata cekung sering membuat seseorang terlihat lelah, yang bisa membuatnya tidak percaya diri. Pastikan Anda mengetahui penyebab mata cekung sehingga dapat menghindarinya.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3183195/original/079763900_1594992907-woman-with-beautiful-eyebrows-close-up-light-background-with-copy-space_100739-201.jpg)
Penyebab Mata Cekung
Mata cekung atau Enophthalmos adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan kondisi di mana mata terlihat cekung di dalam orbit mata, dengan kulit yang lebih gelap di bawah kelopak mata bagian bawah. Mata cekung dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti berikut ini:
1. Penuaan
Memasuki usia akhir 30-an atau awal 40-an, banyak orang mulai mengeluhkan tampilan mata cekung dan gelap. Fenomena ini sebenarnya merupakan bagian dari proses alami penuaan.
Seiring bertambahnya usia, lemak di sekitar mata cenderung menurun, menyebabkan munculnya lebih banyak ruang dan membuat mata terlihat lebih cekung. Kulit di sekitar mata juga kehilangan kolagen dan menjadi lebih tipis karena efek penuaan. Akibatnya, lekukan pada mata cekung semakin terlihat jelas.
2. Keturunan/Genetik
Faktor keturunan atau genetik dapat mempengaruhi bentuk dan posisi mata seseorang. Jika orang tua Anda atau anggota keluarga lain memiliki mata cekung, kemungkinan besar Anda juga akan mengalami hal serupa. Ini adalah penyebab mata cekung yang paling umum dan wajar terjadi.
3. Kurang Tidur
Banyak yang mengabaikan dampak begadang terhadap penampilan wajah. Padahal, tidur yang kurang dari 7 jam setiap malam atau tidur yang berkualitas buruk dapat berpengaruh pada penampilan keseluruhan.
Menurut berbagai penelitian, orang yang tidur kurang dari 7 jam setiap malam cenderung memiliki mata cekung, kulit di bawah mata yang gelap, mata yang bengkak, mata kering. Dan kelopak mata yang terkulai.
4. Penurunan Berat Badan yang Ekstrim
Jika berat badan Anda turun secara drastis, entah karena menjalani diet ekstrim atau karena kondisi kesehatan tertentu, mata Anda mungkin akan terlihat lebih cekung daripada sebelumnya. Saat tubuh kehilangan banyak berat, lemak di wajah juga ikut berkurang secara signifikan.
5. Paparan Sinar Matahari
Penyebab mata cekung selanjutnya adalah paparan sinar matahari. Tanpa perlindungan yang memadai dari tabir surya atau sunscreen. Maka paparan sinar matahari dapat merangsang produksi melanin pada kulit, yang kemudian dapat menggelapkan area di sekitar mata.
Jika Anda sudah memiliki lingkaran hitam di bawah mata sejak lahir, paparan sinar matahari dapat membuatnya tampak lebih menonjol. Bagian bawah mata yang gelap akan menciptakan bayangan yang menyebabkan kesan mata terlihat cekung.
6. Dehidrasi
Mata cekung seringkali menjadi tanda tubuh kekurangan cairan atau mengalami dehidrasi. Gejala ini biasanya lebih sering terjadi pada anak-anak. Jika Anda melihat anak Anda memiliki mata cekung disertai dengan gejala diare dan muntah, segera bawa ke dokter. Karena ini bisa menjadi tanda dehidrasi yang serius dan memerlukan penanganan medis segera.
7. Merokok
Merokok dapat menjadi penyebab mata cekung. Kebiasaan buruk ini mengurangi produksi kolagen dalam kulit, menyebabkan kehilangan elastisitas kulit dan mengakibatkan kendurnya kulit wajah, yang pada akhirnya membuat mata terlihat cekung.
8. Pengaruh Obat-obatan
Beberapa jenis obat dapat menyebabkan mata cekung. Misalnya seperti analog prostaglandin untuk glaukoma, beberapa jenis antidepresan, obat antivirus untuk HIV, dan obat-obatan untuk obesitas. Penting juga untuk berhati-hati saat mengonsumsi obat-obatan yang mengandung kafein, steroid, dan selective serotonin reuptake inhibitors (SSRI). Ini karena dapat memperburuk kualitas tidur dan menyebabkan mata terlihat cekung.
Selain beberapa penyebab mata cekung yang sudah kami jelaskan diatas. Beberapa masalah kesehatan seperti rhinitis alergi dan sinusitis juga dapat menyebabkan munculnya lingkaran hitam di bawah mata dan membuat mata terlihat cekung. Namun ketika kondisi kesehatan ini membaik, mata yang cekung juga cenderung kembali normal.
Baca Juga: Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Mengobatinya
Cara Mengatasi Mata Cekung
Untuk kondisi yang disebabkan oleh masalah kesehatan, ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk mengatasi mata cekung, antara lain:
1. Gunakan tabir surya ringan dengan kandungan mineral seperti titanium dioksida dan seng oksida untuk melindungi kulit di sekitar mata.
2. Hindari penggunaan tabir surya kimia yang dapat menyebabkan iritasi pada area bawah mata.
3. Pastikan tidur yang cukup minimal 7 jam setiap malam dengan menciptakan lingkungan tidur yang nyaman. Seperti mematikan lampu, menghindari gadget satu jam sebelum tidur, dan menjaga kebersihan kamar tidur.
4. Jaga kecukupan cairan tubuh dengan minum setidaknya 8 gelas air putih sehari.
5. Berhenti merokok karena dapat memperburuk kondisi kulit dan kesehatan secara keseluruhan.
6. Rutin menggunakan krim mata untuk menjaga kelembaban kulit dan mengurangi lingkaran hitam di bawah mata.
7. Gunakan kompres dingin pada mata untuk mengurangi peradangan.
Jika Anda mencari solusi instan dan tahan lama, Anda juga dapat mempertimbangkan prosedur kecantikan seperti suntik filler. Ini melibatkan penyuntikan asam hialuronat untuk memberikan volume tambahan di bawah mata dan mengurangi tampilan mata yang cekung.
Perawatan Mata Cekung di Klinik Kecantikan
Jika Anda tertarik untuk mengatasi masalah mata cekung dengan menggunakan suntik filler, di The Clinic Beautylosophy merupakan pilihan yang tepat untuk melakukannya. Suntik Filler adalah salah satu prosedur perawatan wajah non-invasif yang sangat efektif.
Prosedur ini bertujuan untuk mengisi dan menambah volume di area wajah yang memerlukannya, terutama area yang rentan terhadap kerutan atau kekenduran. Selain sebagai pengisi atau pemberi volume, filler juga memiliki manfaat tambahan yang signifikan.
Misalnya, filler dapat membantu menyamarkan kerutan-kerutan halus di wajah, meratakan tekstur kulit, serta memberikan kesan wajah yang tampak awet muda dan lembab. Dengan begitu, suntik filler tidak hanya memberikan hasil yang alami dan memuaskan, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri Anda dalam penampilan.
Untuk mendapatkan penjadwalan janji temu dengan dokter kami guna melakukan prosedur suntik filler, silakan hubungi kami segera. Kami akan dengan senang hati membantu Anda dalam proses ini dan menyediakan layanan terbaik yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
Kami memahami betapa pentingnya kepuasan dan kepercayaan diri Anda. Itulah mengapa kami berkomitmen untuk memberikan pengalaman perawatan yang paling memuaskan dan berkualitas. Jangan ragu untuk menghubungi kami!