Secara umum penyebab pipi tembem adalah kelebihan lemak di daerah wajah. Lemak ini dapat mengendap di sekitar pipi, menyebabkan pipi terlihat lebih besar dan bulat, sehingga menciptakan penampilan yang biasanya dianggap sebagai pipi tembem. Selain faktor lemak, perubahan dalam struktur otot wajah juga bisa mempengaruhi penampilan pipi.


Otot-otot pipi yang kurang aktif atau kurang terlatih dapat menyebabkan pipi terlihat lembek, yang pada gilirannya dapat memperkuat kesan pipi tembem. Terdapat beberapa faktor lain yang juga dapat berkontribusi terhadap pipi tembem. Ini termasuk faktor genetik dan penuaan, yang dapat mengubah distribusi lemak wajah dan elastisitas kulit.


6 Cara Mengecilkan Pipi Tembem, Baik Secara Alami Maupun Medis Halaman all - Kompas.com


Inilah Penyebab Pipi Tembem


Bagi Anda yang memiliki pipi tembem, Anda wajib tahu penyebabnya. Pipi tembem atau wajah yang terlihat penuh dan bulat bisa disebabkan oleh berbagai faktor, dan berikut ini beberapa penyebab pipi tembem:


1. Kelebihan Lemak


Kelebihan lemak di daerah pipi adalah salah satu penyebab pipi tembem atau terlihat penuh. Lemak yang menumpuk di area pipi dapat membuat wajah terlihat lebih bulat dan penuh. Faktor genetik dan pola makan yang mengarah pada penumpukan lemak di wajah dapat memengaruhi sejauh mana pipi terlihat tembem.


Jika seseorang memiliki predisposisi genetik untuk memiliki lemak yang menumpuk di wajah, maka pipi tembem bisa menjadi ciri khas mereka. Selain itu, gaya hidup dan pola makan yang mengandung lebih banyak kalori daripada yang diperlukan tubuh juga dapat menyebabkan peningkatan lemak di seluruh tubuh, termasuk di wajah.


Kelebihan lemak di pipi juga bisa dipengaruhi oleh perubahan berat badan dan penuaan. Beberapa orang mungkin mengalami peningkatan ketebalan lemak di pipi saat mereka bertambah berat badan. Dan seiring bertambahnya usia, perubahan dalam distribusi lemak tubuh juga dapat mempengaruhi penampilan pipi.


2. Tekanan Darah dan Retensi Cairan


Tekanan darah tinggi (hipertensi) dan retensi cairan dalam tubuh dapat menyebabkan wajah tampak lebih bengkak atau penuh. Ini terkait dengan fakta bahwa tekanan darah tinggi dan retensi cairan dapat menyebabkan penumpukan cairan (edema) di berbagai bagian tubuh, termasuk wajah.


Tekanan darah tinggi adalah kondisi di mana tekanan darah dalam arteri tubuh meningkat secara persisten. Tekanan darah tinggi dapat mempengaruhi sirkulasi darah dan menyebabkan cairan tertahan di jaringan, termasuk wajah.


Sedangkan retensi cairan dapat terjadi sebagai akibat dari berbagai kondisi, seperti penyakit jantung, gangguan ginjal, atau efek samping dari obat-obatan tertentu. Ketika tubuh tidak dapat mengeluarkan cairan dengan baik. Cairan ini bisa mengumpul di berbagai bagian tubuh, termasuk wajah.


Pembengkakan wajah akibat tekanan darah tinggi atau retensi cairan mungkin bersifat sementara dan dapat berkurang setelah penyebab utama diatasi. Penting untuk berkonsultasi dengan profesional medis jika Anda mengalami gejala seperti ini karena bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan yang lebih serius.


Pengelolaan tekanan darah tinggi dan pengobatan yang ditujukan untuk mengatasi retensi cairan dapat membantu mengurangi pembengkakan wajah yang disebabkan oleh faktor-faktor ini.


3. Sering Merokok dan Mengkonsumsi Alkohol


Merokok dan konsumsi alkohol berlebihan dapat mempengaruhi penampilan pipi dan kulit wajah secara negatif. Merokok dan konsumsi alkohol dapat menyebabkan dehidrasi, yang dapat mengakibatkan kulit menjadi kering dan kusam. Kulit yang kering lebih cenderung mengalami penuaan dini dan kehilangan elastisitasnya, sehingga pipi mungkin tampak kendur dan tidak sehat.


Merokok dan konsumsi alkohol berlebihan juga dapat merusak kolagen, protein yang memberikan elastisitas dan kekencangan kulit. Akibatnya, kulit di sekitar pipi bisa kehilangan kekencangan, dan garis-garis halus serta keriput bisa lebih dini muncul.


Selain itu, rokok dan alkohol juga dapat menyebabkan perluasan pori-pori kulit. Hal ini bisa membuat kulit wajah terlihat lebih kasar dan menyebabkan penampilan pipi yang tidak halus.


Alkohol dapat menyebabkan retensi cairan dalam tubuh, yang dapat mengakibatkan pembengkakan wajah. Pembengkakan ini dapat memberikan ilusi pipi yang lebih penuh, meskipun ini bersifat sementara.


Sedangkan merokok dapat menyebabkan perubahan warna kulit dan membuat kulit wajah tampak lebih kusam. Warna kulit yang tidak merata bisa mempengaruhi penampilan pipi. Menghentikan merokok dan mengurangi konsumsi alkohol adalah langkah penting untuk menjaga kesehatan kulit dan penampilan wajah yang lebih baik.


4. Jadwal Tidur Berantakan


Salah satu penyebab pipi tembem adalah tidur yang tidak berkualitas. Jadwal tidur yang berantakan atau kurang tidur berkualitas dapat berdampak negatif pada berat badan dan menjadi penyebab pipi tembem.


Ketidakcukupan tidur dapat mempengaruhi sejumlah proses biologis yang berkaitan dengan pengaturan berat badan. Dan salah satu hormon yang terlibat dalam proses ini adalah kortisol, yang sering disebut sebagai hormon stres.


Kurang tidur dapat meningkatkan produksi hormon kortisol dalam tubuh. Kortisol adalah hormon stres yang dapat mempengaruhi nafsu makan dan menyebabkan peningkatan konsumsi makanan tinggi lemak dan gula. Akibatnya, berat badan bisa meningkat.


Selain itu, kurang tidur juga dapat menyebabkan peradangan dalam tubuh, yang dapat mempengaruhi penampilan kulit wajah. Pipi bisa terlihat lebih bengkak atau berwarna kemerahan akibat peradangan.


Kurang tidur juga bisa menyebabkan munculnya lingkaran hitam di bawah mata, yang dapat membuat pipi tampak lebih pucat dan lelah. Dan kurang tidur dapat mengganggu proses regenerasi sel kulit dan mengurangi kelembaban kulit. Kulit kering dan kusam dapat membuat pipi terlihat tidak segar. Kurang tidur juga dapat mengurangi elastisitas kulit, sehingga pipi mungkin terlihat kendur.


Untuk menjaga penampilan pipi yang sehat, penting untuk mendapatkan tidur yang cukup dan berkualitas setiap malam. Idealnya, orang dewasa perlu tidur selama 7-9 jam per malam. Selain itu, menjaga pola makan sehat dan hidrasi yang cukup serta rutin merawat kulit wajah juga dapat membantu menjaga penampilan pipi yang lebih baik.


5. Terlalu Stress


Stress bisa menjadi penyebab pipi tembem. Hormon kortisol, yang dikenal sebagai hormon stres, memainkan peran penting dalam respons tubuh terhadap stres. Peningkatan hormon kortisol dalam tubuh, baik akibat stres yang kronis maupun kondisi medis tertentu, dapat menyebabkan sindrom Cushing.


Salah satu ciri khas sindrom Cushing adalah peningkatan berat badan, terutama di area wajah, yang dapat membuat pipi tampak penuh atau tembem.


Selain itu, stres seringkali memicu kebiasaan makan emosional, di mana seseorang makan lebih banyak sebagai respons terhadap stres atau emosi negatif. Kebiasaan ini dapat mengakibatkan konsumsi makanan yang tidak sehat dan berlebihan, yang pada gilirannya dapat menyebabkan peningkatan berat badan, termasuk di area pipi.


Kondisi stres dapat mengganggu pola makan sehat. Beberapa orang mungkin kurang makan atau mengabaikan makanan yang seimbang, sementara yang lain mungkin makan lebih banyak makanan berkalori tinggi. Keduanya bisa mempengaruhi berat badan dan penampilan pipi.


Selain itu, stres juga dapat berdampak pada kualitas tidur, seperti yang telah disebutkan sebelumnya. Kurang tidur atau tidur yang tidak berkualitas dapat mempengaruhi penampilan pipi dan kulit wajah.


*Baca Juga: Cara Meniruskan Pipi dengan Cepat Secara Alami


4 Perawatan Medis yang Bikin Wajah Terlihat Tirus, Bye-bye Pipi Chubby!


Cara Mengatasi Pipi Tembem


Jika Anda merasa tidak nyaman dengan penampilan pipi tembem Anda, ada beberapa tindakan yang dapat Anda ambil. Buccal Fat Removal bisa menjadi solusi untuk mengatasi pipi tembem secara instan dan memberikan hasil permanen.


Buccal Fat Removal adalah prosedur bedah kosmetik yang bertujuan untuk mengurangi lemak di daerah pipi atau area baji (buccal fat pad). Prosedur ini biasanya dilakukan pada pasien yang menginginkan wajah yang lebih tirus atau mempunyai pipi yang terlihat terlalu bulat.


Prosedur ini dilakukan oleh dokter bedah atau ahli kecantikan dengan menggunakan anestesi lokal atau umum. Selama proses, dokter akan membuat sayatan kecil di dalam mulut pasien untuk mengeluarkan lemak dari baji.


Keuntungan dari Buccal Fat Removal adalah menghasilkan wajah yang lebih simetris dan tirus dengan hasil yang permanen. Sehingga Anda tidak perlu lagi melakukan cara lain untuk membuat pipi Anda lebih tirus.


*Baca Juga: Cara Mengecilkan Pipi Tembem Paling Ampuh



Tempat untuk Mengatasi Pipi Tembem


Bagi Anda yang kurang percaya diri dengan pipi tembem, Anda bisa meniruskan pipi Anda dengan metode Buccal Fat Removal. Untuk melakukan Buccal Fat Removal yang aman dan dilakukan oleh dokter bedah plastic profesional dan berpengalaman, Anda bisa melakukanya di The Clinic Beautylosophy.


The Clinic Beautylosophy adalah klinik kecantikan yang menyediakan berbagai macam layanan kecantikan dan perawatan kulit dengan teknologi terbaru dan dokter-dokter yang kompeten. Sebagai klinik kecantikan terlengkap di Indonesia, The Clinic Beautylosophy juga menyediakan layanan bedah plastic Buccal Fat Removal.


Jika Anda tertarik melakukan Buccal Fat Removal, silahkan hubungi kami untuk konsultasi atau janji temu dengan dokter kami. CS kami akan membantu Anda dengan senang hati, mulai dari datang hingga tindakan dilakukan.