Kenali Perbedaan Syringoma dan Milia
Perbedaan syringoma dan milia, yaitu adanya benjolan-benjolan kecil di bawah mata, kelopak hingga sudut mata, mungkin sulit untuk memastikan apakah itu milia atau syringoma.
Perbedaan syringoma dan milia, yaitu adanya benjolan-benjolan kecil di bawah mata, kelopak hingga sudut mata, mungkin sulit untuk memastikan apakah itu milia atau syringoma. Meskipun kedua kondisi ini terjadi di area yang sama, sebenarnya keduanya merupakan permasalahan kulit yang berbeda.
Nah oleh karena itu, Anda perlu mengetahui perbedaan syringoma dan milia sehingga Anda dapat mengambil langkah yang tepat untuk mengatasinya. Jika Anda masih bingung terkait perbedaan dari kedua masalah kulit tersebut, Anda bisa membaca artikel ini untuk menemukan jawabannya.
:format(webp)/article/nAkQe68W4ygwp1m5PJN9Y/original/1673770310-Sering%20Dikira%20Jerawat,%20Ini%205%20Gejala%20Khas%20dari%20Milia.jpg)
Perbedaan Syringoma dan Milia
Jika dilihat secara sekilas maka syringoma dan milia memang serupa. Keduanya ditandai dengan benjolan-benjolan kecil yang muncul di sekitar mata dengan ukuran sekitar 1-3 mm. Kesamaan ini seringkali membuat orang awam sulit membedakan keduanya dan melakukan perawatan yang tidak sesuai untuk mengatasi benjolan tersebut. Di bawah ini, akan dijelaskan perbedaan antara syringoma dan milia berdasarkan definisi, penyebab, dan penanganannya.
*Baca Juga: Apa itu Milia? Penyebab dan Cara Menghilangkannya
Definisi Milia dan Syringoma
Milia dan syringoma merupakan dua kondisi kulit yang berbeda. Syringoma adalah benjolan keras mirip jerawat (papula) yang muncul di kulit, terutama di wajah atau area dengan kelenjar keringat seperti dada, ketiak, dan sekitar genital. Penyebabnya adalah pertumbuhan berlebihan kelenjar keringat dan umumnya tidak berbahaya.
Sementara itu, milia adalah jenis kista kecil berwarna putih yang terjadi di kulit, sering kali muncul di area sekitar mata, pipi, dan hidung. Istilah "milia" digunakan untuk menggambarkan benjolan putih kecil yang muncul dalam kelompok, sementara jika hanya satu benjolan, lebih sering disebut "milium".
Milia terkadang disalah artikan sebagai komedo putih, namun milia bukanlah jerawat dan tidak efektif dihilangkan dengan memencetnya. Kondisi ini juga tidak berbahaya dan dapat diatasi dengan berbagai perawatan ablatif.
Milia dapat muncul pada berbagai rentang usia, mulai dari bayi hingga dewasa. Pada bayi, milia seringkali disamakan dengan jerawat bayi. Sedangkan pada remaja, kondisi ini sering dikaitkan dengan faktor lain seperti kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari berlebihan atau penggunaan krim steroid dalam jangka panjang.
Di sisi lain, syringoma merupakan tumor jinak yang berbentuk benjolan kecil dan muncul di permukaan kulit sekitar mata, pipi, leher. Bahkan dapat terjadi di area lain seperti dada, perut, kaki, tangan, dan bahkan alat kelamin.
Syringoma memiliki warna yang hampir sama dengan warna kulit. Meskipun diklasifikasikan sebagai tumor, tidak perlu khawatir, karena syringoma tidak berpotensi menjadi kanker atau menyebabkan penyakit kulit berbahaya lainnya.
*Baca Juga: Apa itu Syringoma? Penyebab dan Cara Mengobatinya
Penyebab Milia dan Syringoma
Meskipun serupa, syringoma dan milia sebenarnya memiliki perbedaan dalam tanda-tanda fisiknya. Syringoma yang merupakan pertumbuhan abnormal dari kelenjar keringat, cenderung memiliki warna yang mirip dengan kulit Anda. Benjolan pada syringoma biasanya terasa tegas dan sering tumbuh dalam kelompok simetris, yang berarti pola yang serupa dapat muncul pada kedua sisi tubuh di area yang sama.
Sementara itu, milia disebabkan oleh tumpukan protein keratin yang terperangkap di dalam lapisan kulit. Benjolan milia ditandai dengan munculnya benjolan putih hingga kuning di kulit, biasanya terjadi dalam kelompok dan tidak menyebabkan rasa sakit. Meskipun tergantung pada jenisnya, milia kadang-kadang dapat menimbulkan rasa nyeri dan kemerahan.
Proses terjadinya milia terjadi ketika sel-sel kulit mati atau protein yang disebut keratin terperangkap di bawah permukaan kulit. Sedangkan syringoma disebabkan oleh aktivitas yang berlebihan dari sel-sel pada kelenjar keringat. Selain itu, baik milia maupun syringoma, keduanya dapat disebabkan oleh faktor keturunan.
*Baca Juga: Milia di Muka Apakah Berbahaya?
Cara Mengatasi Milia dan Syringoma
Karena masalah kulit ini sering terjadi di area sekitar mata, penting untuk berkonsultasi dengan dokter. Meskipun milia dan syringoma umumnya tidak membahayakan kesehatan, penting untuk diingat bahwa mereka bisa mengganggu secara estetika.
Pencegahan seperti double cleansing, penggunaan tabir surya, dan produk perawatan kulit yang sesuai bisa membantu mencegah pertumbuhan lebih lanjut. Jika Anda ingin menghilangkan syringoma, metode yang bisa dipertimbangkan termasuk:
1. Diatermi
2. Terapi laser
3. Eksisi
4. Dermabrasi
5. Electrocauter
6. Penggunaan obat-obatan oral atau topikal
Sementara itu, milia umumnya dapat menghilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu atau bulan. Namun, jika Anda ingin menghilangkannya lebih cepat, beberapa penanganan milia meliputi:
1. Penggunaan skincare (retinoid atau chemical exfoliating)
2. Krioterapi
3. Deroofing, yaitu pengangkatan isi kista dengan jarum steril
4. Terapi laser
5. Diatermi
6. Electrocauter
Jika Anda merasa terganggu dengan syringoma dan milia di wajah, disarankan untuk mencari perawatan di klinik kecantikan yang terpercaya.
*Baca Juga: Harga Treatment Menghilangkan Milia
Tempat Perawatan Milia dan Syringoma
Jika Anda ingin menghilangkan milia dan syringoma dengan perawatan estetika, Anda bisa melakukan perawatan Electrocauter The Clinic Beautylosophy. Electrocauter adalah salah satu metode perawatan yang efektif untuk mengatasi berbagai kondisi kulit abnormal, seperti kutil, tahi lalat, panu, milia, syringoma dan bahkan tumor.
Prosedur ini merupakan bagian dari prosedur bedah minor yang melibatkan penggunaan alat khusus untuk mengangkat atau membedah jaringan lunak tertentu.
The Clinic Beautylosophy adalah klinik kecantikan yang menyediakan layanan perawatan kecantikan terlengkap, mulai dari perawatan estetika, bedah plastic, perawatan gigi hingga perawatan rambut. Kami telah memiliki 13 cabang di berbagai kota besar di Indonesia.
Dan untuk memberikan hasil yang memuaskan, setiap cabang klinik kecantikan kami didukung oleh teknologi modern dan dokter-dokter ahli berpengalaman dan bersertifikasi di bidangnya masing-masing. Jika Anda tertarik untuk melakukan perawatan Electrocauter, jangan ragu untuk menghubungi kami.
Referensi:
https://ai-care.id/penyakit/beda-milia-dan-syringoma
https://www.beautynesia.id/beauty/sama-sama-muncul-di-area-mata-simak-perbedaan-milia-dan-syringoma/b-232145