Suntik filler dagu sedang digandrungi. Nah, apa saja keuntungan, manfaat, serta pantangan yang bisa saja muncul ketika melakukan perawatan suntik filler ini? Ingin tahu? Baca penjelasan lengkapnya disini!


Melakukan perawatan kecantikan dengan injeksi filler, bukanlah sesuatu yang baru. Mengenai hal ini, Anda pasti juga ingin tahu lebih jauh lagi tentang apa-apa saja pantangan yang tidak boleh dilakukan setelah lakukan filler di dagu.

Salah satunya, misalkan tidak boleh menyentuh atau menggosok-gosok area yang disuntikkan cairan filler, lalu tidak boleh melakukan aktivitas berat, tidak boleh berolahraga, dan lain sebagainya.


Akan tetapi, sebenarnya hal-hal tersebut juga masih termasuk mitos yang belum jelas kebenarannya lho, Beautylovers. Namun tidak sedikit juga yang percaya dan terpengaruh dengan mitos tentang pantangan setelah suntik filler dagu.


Lalu, sebenarnya apakah mitos mengenai pantagan yang tidak boleh dilakukan setelah filler itu tidak benar adanya? Merujuk langsung pada pernyataan dr. Danu Mahandaru SpBP-RE mengenai Do and Don’ts setelah suntik filler, sebenarnya tidak ada karena tindakannya termasuk aman, jika dikerjakan langsung oleh dokter ahli kecantikan dan estetik yang professional. Dokter ahli bedah plastik dan rekonstruksi di The Clinic Beautylosophy ini kemudian mengatakan, “area wajah yang diberi tindakan filler kayak misal di dagu, bibir, hidung, atau pipi itu enggak boleh disentuh. Sampai ada yang bilang kalau tidak boleh tidur terlentang” Padahal dari itu semua belum ada studi yang jelas melarang tentang hal tersebut.


Dokter menyebutkan bahwa injeksi filler di wajah yang dilakukan, jika diaplikasikannya tepat dan sesuai, maka seharusnya pasien tidak perlu pusing memikirkan pantangan atau do’s and don’ts yang ada setelah suntik filler dagu.


Dokter Danu juga menambahkan, “After effect, atau do and don'ts setelah tindakan filler itu tidak ada. Jika pengaplikasiannya benar, dan cairan filler yang digunakan berkualitas oke, maka tidak perlu pusing harus apa setelah ini"


Selebihnya, dokter ahli bedah plastik dan rekonstruksi yang terkenal ramah dan professional ini juga menambahkan agar setiap pasien yang ingin filler dagu, sebaiknya tetap harus berhati-hati dan jangan sampai tidak teliti memilih produk filler dan tempat perawatan kecantikan yang sesuai memberi pelayanan optimal untuk hasil tindakan yang memuaskan. Mengenai produk, Anda juga berhak menanyakan ketahanan produk filler itu sendiri.


Beberapa Pantangan Setelah Filler Dagu yang Masih Banyak Dipercaya Orang

Masih banyak dari kita mempercayai pantangan-pantangan setelah melakukan suntik filler. Biasanya, ada beberapa area injeksi yang rawan dan harus diperhatikan. Berikut salah satunya, seperti di area dagu.


Apa Sajakah yang Tidak Boleh Dilakukan Setelah Suntik Filler Dagu?

Setelah melakukan suntik filler dagu, biasanya pasien akan dilarang untuk sementara waktu agar tidak menyentuh, memijat, memencet, atau menggaruk dengan kasar area dagu tersebut. Biasanya, hal ini dilakukan sebagai tindakan antisipasi dan hanya diterapkan sehari setelah tindakan. Tujuan pantangan setelah filler dagu ini dilakukan sehari setelah suntik filler dilakukan, adalah biasanya menguji ketahanannya.

Nah, sebaiknya bagi Anda yang perokok aktif, biasanya ketahanan produknya akan lebih cepat larut didalam tubuh Anda. Yang seharusnya tahan hingga 1-2 tahun, berubah menjadi 6 bulan saja.


Pantangan berikutnya bagi perokok, harus lebih berhati-hati juga jika Anda melakukan suntik filler bibir. Hindari juga minum minuman beralkohol, dan jangan sering konsumsi minuman berkafein. Tujuan dari pantangan setelah filler dagu untuk para perokok dan alcoholic, sebaiknya hal ini menjadi perhatian Anda ya.




Suntik Filler Dagu: Kali Ini, Perhatikan Makanan & Minuman yang Anda Konsumsi!

Ada baiknya Anda mengetahui hal-hal seperti, apa saja yang harus dilakukan agar filler lebih tahan lama, dan bagaimana cara me-maintain nya. Cari tahu juga mengenai hal-hal serta aktivitas apa yang tidak boleh dilakukan, dan bukan hanya itu saja, ternyata makanan yang kita konsumsi juga dapat berpengaruh. Sangat disarankan untuk selalu mengonsumsi makanan yang bergizi, dan hindari dulu jenis-jenis makanan berikut ini.


-         Daging Merah

Daging merah ini merupakan daging hewan ternak, seperti daging sapi, daging domba, daging kambing, hingga kerbau. Bagi Anda yang setiap harinya hampir selalu mengonsumsi daging, sebaiknya tahan dulu jika Anda saat ini baru saja mendapat injeksi filler. Bisa juga dengan membatasi jumlah daging merah yang Anda konsumsi setiap harinya. Kebanyakkan mengonsumsi daging dikhawatirkan bisa menyebabkan tekanan darah naik, dan ketika tekanan naik nantinya akan dapat memunculkan lebam di kulit.


-         Jenis Makanan Olahan yang Menimbulkan Alergi

Ikan asin adalah jenis makanan olahan, dengan diawetkan. Ikan asin diolah dengan cara mengawetkannya dengan menggunakan garam, dan dibiarkan meresap ke dalam. Garam yang digunakan juga tidak sedikit. Lalu, kemudian ikan asin ini di biarkan beberapa hari sampai garam benar-benar meresap. Diketahui bahwa, garam dapat meningkatkan tekanan darah. Oleh karena itu, sebaiknya hindari makanan dengan kandungan garam yang tinggi.


-         Minum Kopi

Kopi dikenal memiliki kandungan kafein yang tinggi. Kandungan kafein ini bisa memicu aliran darah serta detak jantung jadi lebih cepat, hingga dapat beresiko timbulkan memar di area yang disuntik filler. Bukan hanya kopi, tetapi jenis makanan atau minuman yang juga terdapat kandungan kafein tinggi sebaiknya hindari dulu


-         Alkohol / Minuman Keras

Minuman beralkohol atau minuman keras, sangat tidak baik untuk dikonsumsi dan dapat menghilangkan efek filler seketika. Alkohol diketahui dapat menghancurkan atau meluruhkan cairan filler yang sudah diinjeksikan ke tubuh kita.


Perawatan Suntik Dermal Filler ini cukup banyak diminati, karena menjadi salah satu treatment kecantikan yang memiliki efek instant dan aman. Hanya dengan injeksi filler ini bisa langsung mempercantik tampilan wajah Anda, dan bikin pangling lho, Beautylovers.. Namun, ada kalanya Anda juga perlu memperhatikan efek samping yang bisa saja timbul ketika Anda melakukan serta menyalahi pantangan setelah filler dagu, simak penjelasannya.


Perlu untuk mengetahui apa saja efek samping yang dapat ditimbulkan. Dampak nya juga dapat dibedakan dari jangka waktu. Maka dari itu, perlu untuk tetap berhati-hati ketika Anda memilih untuk melakukan suntik filler dagu. Beberapa efek yang dapat muncul, adalah seperti bintik kemerahan, timbul memar, hipersensitif, adanya reaksi alergi, muncul nodul berupa tonjolan yang padat pada kulit yang disuntik filler, serta peradangan.


Ketahanan Suntik Filler

Suntik Filler dagu ini merupakan salah satu tindakan perawatan kecantikan non-surgery yang memang masih menjadi primadona di Indonesia, selain tindakan-tindakan atau treatment estetik lainnya seperti threadlift dan suntik botox.


Prosedur pengerjaannya yang cepat, mudah, dan tanpa rasa sakit inilah yang membuat filler unggul. Hasil yang diberikan juga dapat langsung terlihat, dengan nyata. Rasanya, sebagai upaya untuk mempercantik bentuk wajah dan dagu tidak akan sia-sia dengan filler.


Mengenai ketahanannya, filler bisa awet hingga 6 – 12 bulan. Jika menggunakan jenis filler yang baik bahkan bisa tembus hingga 2 tahun lamanya. Jadi, apa masih ragu melakukan suntik filler dagu